Rusia Segera Kirim Misil S-400 ke Krimea
Sistem pertahanan udara S-400 Triumph milik Rusia. (Foto: AFP/NATALIA KOLESNIKOVA)
Moskow: Rusia berencana mengirim sistem pertahanan udara S-400 ke Krimea. Rencana pengiriman ini diumumkan saat Rusia sedang bersitegang dengan Ukraian terkait insiden di Selat Kerch, Krimea, akhir pekan kemarin.

Kantor berita RIA Novosti melaporkan, sistem misil ini akan ditempatkan pada akhir tahun sebagai tambahan dari tiga S-400 yang sudah ada di Krimea. Krimea adalah wilayah yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada 2014.

"Dalam waktu dekat, sebuah sistem anti-pesawat akan melindungi wilayah udara Federasi Rusia," ucap Kolonel Vadim Astafiyev dari distrik militer selatan Rusia kepada media Interfax, Rabu 28 November 2018.


Ia menambahkan S-400 terbaru ini sudah diuji coba dan siap digunakan di Krimea. Beberapa sumber dari badan keamanan Rusia mengatakan pada September kemarin bahwa S-400 nomor empat akan dikirim ke Krimea dekat Dzhankoy, kota yang berbatasan dengan Ukraina.

Baca: Ukraina Harapkan Dukungan RI dalam Krisis dengan Rusia

S-400 "Triumph" adalah sistem pertahanan terbaru anti-pesawat dan misil milik Rusia.

Pengumuman terbaru Rusia muncul saat Moskow dan Kiev terlibat krisis terbesar mereka dalam beberapa tahun terakhir. Insiden di Selat Kerch terjadi saat kapal patroli Rusia menembaki dan menyita tiga kapal Angkatan Laut Ukraina.

Menurut Rusia, tembakan terpaksa dilepaskan karena ketiga kapal itu telah melanggar batas wilayah perairan. Ukraina merespons geram dan meminta agar ketiga kapal beserta krunya dipulangkan.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko memperingatkan bahwa insiden di Selat Kerch berpotensi memicu perang berskala penuh dengan Rusia.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id