Presiden Ukraina Petro Poroshenko (kiri) bersama penantangnya, Volodymyr Zelenskiy di Kiev, Jumat 19 April 2019. (Foto: AFP)
Presiden Ukraina Petro Poroshenko (kiri) bersama penantangnya, Volodymyr Zelenskiy di Kiev, Jumat 19 April 2019. (Foto: AFP)

Pilpres Ukraina Putaran Kedua: Pengusaha atau Komedian?

Internasional ukraina
Willy Haryono • 21 April 2019 08:46
Kiev: Warga Ukraina akan beramai-ramai mendatangi tempat pemungutan suara untuk mengikuti pemilihan umum presiden putaran kedua pada Minggu 21 April 2019. Pemilih dihadapkan pada dua pilihan: petahana sekaligus pengusaha Petro Poroshenko, atau komedian acara televisi Volodymyr Zelenskiy.
 
Zelenskiy unggul dalam beberapa jajak pendapat, dan juga mendominasi perolehan suara pada pilpres putaran pertama sekitar tiga pekan lalu. Pilpres putaran kedua ini akan dimulai pada pukul 08.00 waktu setempat dan ditutup 12 jam setelahnya.
 
Jumat kemarin, Poroshenko dan Zelenskiy untuk kali pertama hadir dalam acara debat calon presiden di Stadion Olimpiade di Kiev. Zelenskiy membagi-bagikan tiket gratis bagi warga yang ingin menonton langsung debat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari laman BBC, debat tersebut merupakan kali pertama Poroshenko dan Zelenskiy berhadap-hadapan dan berdebat. Selama ini, sebagian besar kampanye Zelenskiy dilakukan via media sosial.
 
Pemenang pilpres putaran kedua akan dilantik sebagai presiden Ukraina untuk lima tahun ke depan.
 
Saat pertama kali mengumumkan niatnya untuk maju dalam pilpres di awal tahun ini, pengalaman politik Zelenskiy hanya terbatas di program televisi. Dalam acara televisi Ukraina bertajuk Servant of the People, Zelenskiy berperan sebagai seorang presiden dari kalangan warga sipil.
 
Zelenskiy bertekad mengubah peran presiden di sebuah acara televisi menjadi kenyataan. "Ini adalah langkah pertama menuju kemenangan besar," ujar pria 41 tahun itu kepada para pendukungnya di Kiev, tak lama usai hasil exit poll dirilis. "Kita tidak boleh santai-santai saja," lanjut dia.
 
Jika sang aktor pada akhirnya berjaya di putaran kedua April mendatang, seperti diproyeksikan sejumlah survei, maka dia akan memimpin Ukraina -- salah satu negara termiskin di Eropa dengan populasi 45 juta orang.
 
Saat pemungutan suara dimulai, Zelenskiy menjanjikan Ukraina yang "bebas korupsi dan tanpa praktik suap."
 
Baca:Seorang Komedian Jadi Capres Favorit di Pilpres Ukraina
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif