Banjir Bandang di Prancis Tewaskan 13 Orang
Imbas banjir badang di Villemoustaussou dekat Carcassone, Prancis, 15 Oktober 2018. (Foto: AFP/PASCAL PAVANI)
Carcassone: Sedikitnya 13 orang tewas setelah badai dahsyat membuat sejumlah sungai di Prancis meluap dan membanjiri beberapa kota serta desa di wilayah barat daya negara tersebut, Senin 15 Oktober 2018. Banjir akibat badai di Prancis ini merupakan bagian dari siklus cuaca buruk di benua Eropa.

Banjir bandang menyapu sejumlah kota serta desa di sekitar Carcassone. Kuatnya terjangan air membuat banyak mobil terguling dan merusak sejumlah jalan raya serta perumahan.

Seorang biarawati lanjut usia dilaporkan tewas usai tersapu banjir di desa Villardonel. Sementara empat orang dikabarkan tewas terkena imbas banjir di desa Villegailhenc.


Menteri Dalam Negeri Prancis Helene Segura mengonfirmasi adanya 13 orang tewas dalam musibah ini. Ia menyebut intensitas hujan sangat deras, bahkan dapat disetarakan dengan volume tiga bulan penuh yang turun seluruhnya dalam hitungan jam.

"Air ada dimana-mana. Saya hanya bisa melihat air dan lumpur dimana-mana," ucap Segura kepada kantor berita AFP via telepon.

Otoritas Prancis mengerahkan sejumlah helikopter dan 600 petugas pemadam kebakaran untuk membantu operasi penyelamatan di sekitar Carcassone. Salah satu fokus penyelamatan dilakukan di permukiman dekat Sungai Aude.

Di kota Trebes dekat Carcassone, ketinggian air akibat luapan Aude mencapai delapan meter. Air terus bertambah hingga mencapai ketinggian tersebut dalam waktu sekitar lima jam.

Sekitar 1.000 orang telah dievakuasi dari area Pezens, yang juga terletak dekat Carcassone dan sungai Aude. Mereka semua dievakuasi karena khawatir sebuah bendungan di dekat permukiman warga akan jebol di tengah hujan deras.

Badai dahsyat juga melanda beberapa negara lain, seperti Portugal dan juga Spanyol.

 



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id