Perwakilan OSCE di Minsk, Belarusia, Rabu (26/8/2015), menyebut Ukraina dan separatis pro Rusia sepakat berdamai dan menghormati penuh gencatan senjata pada 1 September mendatang. (Foto: AFP / SERGEI GAPON)
Perwakilan OSCE di Minsk, Belarusia, Rabu (26/8/2015), menyebut Ukraina dan separatis pro Rusia sepakat berdamai dan menghormati penuh gencatan senjata pada 1 September mendatang. (Foto: AFP / SERGEI GAPON)

Ukraina dan Separatis Sepakat Berdamai Awal September

Internasional krisis ukraina
Willy Haryono • 27 Agustus 2015 06:51
medcom.id, Minsk: Ukraina dan separatis pro Rusia sepakat mengakhiri segala bentuk pelanggaran gencatan senjata mulai 1 September mendatang.
 
Februari lalu di Minsk, Belarusia, kedua kubu menandatangani perjanjian gencatan senjata untuk mengakhiri kekerasan bersenjata di wilayah timur Ukraina. Namun, pelanggaran demi pelanggaran terjadi. Ukraina dan separatis saling menyalahkan.
 
"Grup kontak tiga kubu mempertimbangkan pentingnya mencapai gencatan senjata secara solid pada awal musim ajaran sekolah tahun ini," ujar Martin Saidik, pejabat Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE) di Minsk.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seperti dikutip Reuters, Rabu (26/8/2015), grup kontak tiga kubu adalah grup berisi perwakilan Ukraina, Rusia dan separatis. Perundingan grup ini diawasi OSCE.
 
"Ada proposal untuk menghentikan aksi kekerasan pada 1 September. Ada harapan mulai 1 September, semua kekerasan berakhir. Saat ini, semua kubu mengekspreskan keinginannya seperti itu," kata pemimpin separatis Vladislav Deinego.
 
Masih di hari yang sama, sebelum pernyataan dibuat, seorang juru bicara militer Ukraina menyebut dua tentaranya tewas diserang separatis.
 
Lebih dari 6500 orang tewas sejak konflik di wilayah timur Ukraina pecah pada April tahun lalu. Konflik terjadi setelah Rusia mencaplok Krimea.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif