PM Ukraina Tuduh Rusia Bunuh Jurnalisnya Sendiri
Arkady Babchenko sering mengkritik kebijakan pemerintah Rusia di bawah Presiden Putin. (Foto: EPA)
Kiev: Perdana Menteri Ukraina Volodymyr Groysman menuduh Rusia berada di belakang pembunuhan seorang jurnalis ternama Arkady Babchenko di Kiev.

Babchenko adalah warga Rusia yang dikenal sering mengkritik sejumlah kebijakan Presiden Vladimir Putin, terutama mengenai operasi militer di Ukraina dan Suriah. 

Ia memutuskan pindah ke Kiev tahun lalu karena merasa tidak aman lagi tinggal di negaranya.


"Saya yakin pemerintah totaliter Rusia tidak bisa menerima kejujuran dan pendiriannya," ujar PM Groysman di laman Facebook, merujuk pada Babchenko, seperti dilansir dari BBC, Rabu 30 Mei 2018.

Babchenko ditemukan tergeletak berlumuran darah di luar apartemennya pada Selasa 29 Mei. 

Kementerian Luar Negeri Rusia menyalahkan Ukraina atas kematian Babchenko, yang disebutnya diakibatkan "penyerangan bersenjata."

"Level kekerasan fisik dan pembunuhan terhadap pekerja mereka di negara tersebut (Ukraina) telah berkembang secara konsisten, dan investigasi kasus semacam itu tidak berujung vonis bagi para pelakunya," ungkap Kemenlu Rusia.

Moskow menyerukan adanya investigasi independen terhadap kematian Babchenko.

Kepala Kepolisian Kiev Andriy Kryschenko mengatakan kepada awak media bahwa Babchenko kemungkinan dibunuh atas "aktivitas profesionalnya" sebagai seorang jurnalis.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id