Diduga Terpapar Agen Saraf, Seorang Wanita Tewas di Inggris
Polisi masih menyelidiki tewasnya seorang wanita di Amesbury. (Foto: AFP)
London: Seorang wanita berusia 44 tahun ditemukan tak bernyawa di Amesbury, Inggris, tepatnya beberapa kilometer dari lokasi mantan agen mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, ditemukan pingsan, empat bulan lalu.

Wanita bernama Dawn Sturgess dan seorang pria setempat bernama Charlie Rowley, 45, sakit setelah menangani benda yang diduga terkontaminasi zat Novichok, pekan lalu. Zat yang sama yang meracuni Skripal.

Saat ini, Rowley masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis. Polisi menyebutkan, uji sampel dari Sturgess dan Rowley menunjukkan mereka terpapar Novichok setelah menyentuh sebuah benda yang terkontaminasi agen saraf tersebut. 


Novichok adalah zat saraf jenis militer yang dikembangkan Uni Soviet selama Perang Dingin dan saat ini sudah dilarang di negara manapun. 

"Kami memastikan bahwa hubungan antara kasus di Salisbury (tempat Skripal ditemukan) dan Amesbury menjadi fokus utama penyelidikan," ujar polisi, dikutip dari AFP, Senin 9 Juli 2018.

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengaku terkejut dengan kemarian Sturgess. May juga memerintahkan kepolisian agar menyelidiki kasus yang diduga sebagai kasus pembunuhan ini.

Untuk saat ini, penyelidikan dipimpin oleh detektif dari Jaringan Anti Terorisme Inggris beserta 100 detektif lainnya dan bekerja sama dengan polisi dari Wiltshire. 



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id