Rusia Mulai Latihan Militer Terbesar di Samudera Pasifik

Willy Haryono 11 September 2018 17:00 WIB
rusia
Rusia Mulai Latihan Militer Terbesar di Samudera Pasifik
Sebuah kapal perang Rusia berada di Neva, Saint Petersburg, 29 Juli 2018. (Foto: AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)
Moskow: Rusia memulai latihan militer yang diklaim terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Latihan militer ini melibatkan ratusan ribu prajurit Rusia dan juga Tiongkok serta Mongolia.

"Vostok-2018 (Timur-2018) telah dimulai," ucap pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip dari kantor berita AFP, merujuk pada nama dari latihan gabungan tersebut. Latihan digelar di ujung timur Rusia di kawasan Samudera Pasifik.

Kemenhan Rusia merilis video yang memperlihatkan kendaraan tempur, pesawat tempur dan helikopter yang bergerak menuju posisi masing-masing di fase awal latihan gabungan.


Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO menilai "Vostok-2018" sebagai sebuah latihan untuk mempersiapkan "konflik berskala besar."

Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan hadir dalam latihan tersebut, usai menyelesaikan pertemuannya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Vladivostok. Sebelumnya, ia juga telah menemui Perdana Menteri Jepang di kota tersebut.

Latihan militer digelar di tengah ketegangan antara Moskow dengan dunia Barat. Penyebab ketegangan beragam, mulai dari tuduhan intervensi Rusia terhadap beberapa masalah Barat hingga konflik di Ukraina dan Suriah.

Menhan Rusia Sergei Shoigu menyebut latihan ini jauh lebih besar dari era Soviet pada 1981. Latihan kali ini melibatkan 300 ribu prajurit, 36 ribu kendaraan tempur, 1.000 pesawat dan 80 kapal perang.

"Bayangkan 36 ribu kendaraan tempur bergerak dalam waktu yang bersamaan. Tank, kendaraan lapis baja, mobil tempur. Tentu saja latihan ini didesain untuk menyerupai kondisi perang yang sesungguhnya," tutur Shoigu.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id