Pangeran William dari Kerajaan Inggris. (Foto: AFP)
Pangeran William dari Kerajaan Inggris. (Foto: AFP)

Pangeran William Pelajari Dunia Mata-Mata Inggris

Internasional kerajaan inggris
Willy Haryono • 07 April 2019 17:08
London: sebagai salah satu tokoh publik paling dikenal dunia, Pangeran William dari Kerajaan Inggris mungkin tidak akan bisa menjadi mata-mata fiktif berkemampuan luar biasa, agen 007 James Bond.
 
Namun hal tersebut tidak menghentikan Pangeran William untuk mempelajari seluk beluk dunia mata-mata di negaranya sendiri. Menurut keterangan dari Istana Kensington, Sabtu 6 April, Pangeran William ternyata telah menghabiskan waktu selama tiga pekan bekerja di beberapa agensi intelijen Inggris.
 
"Menghabiskan waktu bersama agensi keamanan dan intelijen, serta memahami kontribusi vital mereka terhadap kepentingan nasional, merupakan pengalaman luar biasa," kata Pangeran William dalam sebuah pernyataan resmi, dilansir dari laman The Japan Times, Minggu 7 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Agensi-agensi ini dipenuhi orang-orang dari berbagai latar belakang. Mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk menjaga keamanan kita semua," sambung dia.
 
Memiliki latar belakang militer, Pangeran William memulai kegiatan 'magang' perdananya di Badan Intelijen Rahasia Inggris (SIS), atau lebih dikenal dengan nama MI6. Para agen MI6 tersebar di seluruh dunia dan mengumpulkan beragam informasi demi kepentingan Inggris.
 
"Pangeran William melihat langsung bagaimana ISIS membantu Inggris mengidentifikasi dan memanfaatkan kesempatan dan juga risiko demi keamanan nasional, keefektifan militer dan ekonomi," ungkap pernyataan dari Istana Kensington.
 
Dari MI6, ayah tiga anak itu kemudian berpindah ke Badan Keamanan Inggris atau MI5. Di sana ia mengamati bagaimana tim anti-terorisme melakukan investigasi, termasuk aktivitas pengintaian.
 
Petualangan di dunia mata-mata Inggris diakhiri Pangeran William di agensi GCHQ di Cheltenham, Inggris bagian barat. "Di GCHQ, Pangeran William menghabiskan waktu bersama orang-orang yang menggunakan teknologi canggih untuk mengidentifikasi, menganalisis dan menghadapi ancaman," sebut Istana Kensington.
 
Kepala GCHQ, yang menyebut dirinya David, mengatakan bahwa Pangeran William bekerja "sangat keras untuk dapat berbaur dalam tim."
 
"Pangeran William mampu bekerja di antara para analis dan operator kami," sambung dia.
 
Usai lulus dari Universitas St. Andrews di Skotlandia pada 2005, Pangeran Wiliam menghabiskan waktu 7,5 tahun di dunia militer. Saat menjadi prajurit, Pangeran William pernah bertugas sebagai pilot helikopter penyelamat.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif