Petugas medis di New York, Amerika Serikat membawa pasien covid-19. Foto: AFP
Petugas medis di New York, Amerika Serikat membawa pasien covid-19. Foto: AFP

Gelombang Pertama Covid-19 di AS Merendam bak Banjir Selutut

Internasional amerika serikat Virus Korona Coronavirus virus corona
Marcheilla Ariesta • 07 Juli 2020 17:14
Washington: Amerika Serikat (AS) merupakan negara paling parah terdampak virus korona (covid-19). Pakar penyakit menular terkemuka negara tersebut, Anthony Fauci mengatakan jika diibaratkan banjir, covid-19 sudah merendam AS hingga selutut.
 
Fauci mengatakan sejumlah kasus belum pernah mencapai puncaknya di negara itu. Dia memperingatkan risiko besar yang akan dihadapi rumah sakit di selatan dan barat Negeri Paman Sam tersebut.
 
"Ini adalah situasi serius yang harus kita atasi segera," kata Fauci, dikutip dari AFP, Selasa, 7 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika Anda melihat grafik dari Eropa, Uni Eropa sebagai entitas, garusnya naik dan kemudian turun ke garis dasar. Namun, sekarang mereka mengalami sedikit kesalahan, ketika mereka mencoba membuka kembali, garis itu naik perlahan," ungkapnya.
 
Sementara grafik tersebut berbeda dengan negaranya. "Kami (AS) naik, tidak pernah turun ke dasar, dan malah sekarang lebih naik lagi," terang Fauci.
 
AS adalah negara paling terpukul di dunia karena covid-19. Mereka masih berjuang untuk bisa beradaptasi dengan kenormalan baru, dengan menggunakan masker dan melakukan jarak sosial.
 
Angka infeksi covid-19 di AS mencapai 2.938.625 kasus per hari ini. Kematian di AS juga yang paling tinggi yakni 130.306 kasus.
 
Sementara itu, angka kesembuhan AS di bawah Brasil, yaitu sebanyak 924.148 kasus.
 
Para pejabat kesehatan memperingatkan beberapa rumah sakit di negara itu dalam bahaya kewalahan karena masuknya pasien covid-19 yang terus bertambah banyak setiap hari. Di Texas, tempat tidur rumah sakit selalu penuh, sementara itu masyarakat yang tidak terlalu parah diharapkan untuk mengisolasi diri di rumah.
 

(FJR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif