Ilustrasi virus korona covid-19. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi virus korona covid-19. (Foto: Medcom.id)

Inggris Uji Coba Penciuman Anjing untuk Deteksi Covid-19

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Willy Haryono • 28 Maret 2020 08:32
London: Untuk mempercepat proses pendeteksian dan diagnosis individu terjangkit virus korona (covid-19), sejumlah dokter di Inggris melakukan uji coba untuk menentukan apakah anjing dapat mendeteksi penyakit tersebut melalui penciuman.
 
Menurut laporan AFP pada Jumat 27 Maret 2020, organisasi relawan Medical Detection Dogs bekerja sama dengan sekelompok ilmuwan untuk menentukan apakah anjing dapat mengendus covid-19. Sejumlah anjing yang menjalani uji coba ini akan dipandu tim dari London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) dan Universitas Durham.
 
Di masa lalu, anjing dapat mendeteksi malaria, yang disebut ilmuwan memiliki bau khas seperti beberapa penyakit lainnya. Ini artinya, secara prinsipil, anjing juga seharusnya dapat mencium bau covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam laporan BBC, anjing yang terlatih secara medis juga berpotensi dapat dilatih untuk mengetahui apakah seseorang mengidap demam atau tidak.
 
Deteksi dini covid-19 adalah kunci dalam menghadapi pandemi saat ini. Deteksi dini diperlukan karena ada sekelompok orang yang tidak memperlihatkan gejala apapun meski sudah terjangkit covid-19.
 
Meski tidak menunjukkan gejala, kelompok orang seperti itu dapat menularkan covid-19 ke orang lain.
 
Saat ini, deteksi covid-19 di semua negara baru mengandalkan peralatan tes yang jumlahnya terbatas dan pembuatannya juga memakan waktu cukup pama.
 
"Saat ini kami sedang mencoba untuk mencari cara aman agar anjing dapat merekam aroma virus (covid-19) dari seorang pasien," ucap Claire Guest, pendiri dan kepala eksekutif Medical Detection Dogs.
 
"Tujuannya adalah agar para anjing dapat mendeteksi semua orang, termasuk mereka yang tidak menunjukkan gejala," lanjutnya.
 
Guest mengatakan metode dengan menggunakan anjing, jika terbukti sukses, akan relatif lebih cepat dan efektif dibanding dengan alat tes konvensional yang digunakan saat ini.
 
Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Sabtu ini, total kasus covid-19 di seantero global telah melampaui 595 dengan lebih dari 27 ribu kematian dan 131.006 pasien sembuh.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif