Dua anak muda Indonesia bertemu dengan Dubes Italia dan Inggris sebelum berangkat ke Pra-COP Youth di Milan. Foto: Kedubes Inggris.
Dua anak muda Indonesia bertemu dengan Dubes Italia dan Inggris sebelum berangkat ke Pra-COP Youth di Milan. Foto: Kedubes Inggris.

Dua Anak Muda Jadi Wakil Indonesia di Pra-COP Youth di Italia

Internasional Inggris perubahan iklim Italia pra-cop youth
Marcheilla Ariesta • 23 September 2021 08:45
Jakarta: Sebanyak dua anak muda Indonesia akan terbang ke Milan, Italia, untuk menghadiri acara Pra-COP Youth 'Youth4Climate:Driving Ambition'. Sebelum keduanya berangkat, mereka bertemu dengan Duta Besar Italia untuk Indonesia, Benedetto Latteri dan Dubes Inggris, Owen Jenkins.
 
Berbagai topik dibahas, termasuk mengenai energi terbarukan dapat membantu daerah kecil mengakses listrik, dan lain sebagainya.
 
"Kami berdiskusi mengenai empat topik yang akan dibahas dalam acara 'Youth4Climate: Driving Ambition' dan bagaimana kami dapat berkolaborasi di masa depan. Kami harap dapat mewujudkan harapan, keinginan, dan aspirasi mewakili berbagai kelompok pemuda di Indonesia dengan membawa suara mereka ke Milan," kata salah satu perwakilan, Steven Setiawan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari penyataan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Kamis, 23 September 2021, Steven mengatakan kaum muda percaya perubahan iklim tidak hanya untuk Indonesia. Menurutnya, semua negara turut merasakannya.
 
"Salah satu kesimpulan utama saya dari dialog kami dengan para Duta Besar adalah kami tidak menyalahkan siapapun. Ini adalah era kolaborasi, bukan kompetisi. Jadi, mari kita bersatu untuk melawan perubahan iklim dan mengurangi emisi global," imbuh Steven.
 
Sementara itu Dubes Italia Benedetto Latteri mengatakan, ia sangat kagum dengan dua wakil pemuda Indonesia di acara Youth4ClimateMilan.
 
Baca juga: Jokowi Tegaskan Komitmen Indonesia Terkait Perubahan Iklim
 
"Mereka menyiapkan diri dengan sangat baik, termotivasi dan berkomitmen akan peran mereka, dan mereka ingin menunjukkan bagaimana anak muda Indonesia yang terlibat dapat berperan menambah rekomendasi, momentum, dan energi dari Konferensi Perubahan Iklim yang penting di Glasgow. Saya berharap dapat bertemu mereka lagi setelah acara Milan, untuk menindaklanjuti diskusi kami hari ini," ucap Latteri.
 
Dubes Inggris Owen Jenkins mengatakan, suara kaum muda sangat penting didengar dalam debat iklim. Terlebih, katanya 50 persen penduduk Indonesia berusia di bawah 30 tahun.
 
"Keinginan mereka untuk membawa ide-ide mereka ke Milan sehingga seluruh dunia akan mendengar apa yang dikatakan Indonesia menjadi sebuah ide yang sangat baik," serunya.
 
Acara ini akan diselenggarakan pada 28 hingga 30 September 2021 dan dihadiri sekitar 400 anak muda dari 197 negara anggota. Acara ini memberi kesempatan kepada kaum muda, kelompok yang akan paling terdampak jika dunia gagal menjaga kenaikan suhu rata-rata global hingga 1,5 derajat celcius.
 
Mereka berkumpul dan membahas tindakan mendesak yang diperlukan untuk mengatasi perubahan iklim dan mempresentasikan rekomendasi mereka pada pertemuan tingkat menteri pra-COP.
 
(AHL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif