Seorang staf Uni Eropa dilaporkan terinfeksi virus korona. Foto: AFP
Seorang staf Uni Eropa dilaporkan terinfeksi virus korona. Foto: AFP

Seorang Staf Uni Eropa Terinfeksi Virus Korona

Internasional Virus Korona uni eropa virus corona
Arpan Rahman • 05 Maret 2020 20:09
Brussels: Virus korona covid-19 dilaporkan menginfeksi lembaga Uni Eropa di Brussels, Belgia. Pihak berwenang di ibu kota Belgia meningkatkan langkah-langkah pencegahan untuk memerangi virus.
 
Seorang anggota staf di Badan Pertahanan Eropa (EDA) Uni Eropa dilaporkan terinfeksi penyakit itu, menurut surel internal yang dilaporkan oleh situs web Euractiv. Anggota staf EDA dilaporkan telah kembali dari perjalanan ke Italia pekan lalu, sebelum jatuh sakit pada akhir pekan.
 
Anggota staf tersebut dikatakan sempat menghadiri pertemuan empat jam dengan sekitar 30 pejabat dari lembaga Uni Eropa lainnya --mendorong kemungkinan penularan lebih lanjut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seorang anggota European External Affairs Service (EEAS) yang menghadiri pertemuan itu sudah mulai mengalami gejala dan sedang menunggu hasil tes. Peserta lain dalam pertemuan tersebut juga pernah menghadiri pertemuan lain dan melakukan perjalanan.
 
Peringatan itu datang sehari setelah Parlemen Eropa menutup pintu bagi pengunjung sebagai tindakan pencegahan, membatalkan puluhan acara. Parlemen Eropa dan staf mereka masih berencana menindaklanjuti kunjungan rutin mereka ke Parlemen Eropa di Strasbourg akhir bulan ini.
 
Parlemen dilaporkan sedang mempertimbangkan teknologi konferensi video untuk memungkinkan setiap anggota parlemen yang dikarantina berpartisipasi dalam debat.
 
Namun lembaga-lembaga Eropa mungkin akan menghadapi tes pengendalian virus terbesar mereka sejauh ini pada akhir bulan ini, ketika Dewan Eropa akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak 28 negara anggota.
 
Pada 26 dan 27 Maret para pemimpin, pejabat pemerintah, diplomat, dan jurnalis dari 27 negara anggota UE dan lebih jauh akan berkumpul di dua gedung di kota itu untuk pertemuan triwulanan.
 
Berbicara pada awal pekan, Ursula von der Leyen, presiden Komisi Eropa, mengumumkan pembentukan tim tanggapan cepat di tingkat UE untuk membantu mengoordinasikan tanggapan terhadap virus.
 
"Kami memiliki situasi yang sangat kompleks dan itu membutuhkan di satu sisi, tindakan yang sangat cepat dan di sisi lain, koordinasi yang kuat di semua tingkatan dan semua sektor yang berbeda -- tidak hanya di tingkat Eropa tetapi tentu saja di tingkat nasional," katanya, dirilis dari The Independent, Kamis 5 Maret 2020.
 
"Dan kemudian, pendekatan yang sangat komprehensif dan koheren terhadap topik ini dari seluruh 27 Negara Anggota dan Uni Eropa," pungkasnya.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif