NEWSTICKER
Staf medis merawat pasien korona di sebuah rumah sakit darurat di Lombardy, Italia, 13 Maret 2020. (Foto: AFP/MIGUEL MEDINA)
Staf medis merawat pasien korona di sebuah rumah sakit darurat di Lombardy, Italia, 13 Maret 2020. (Foto: AFP/MIGUEL MEDINA)

Italia Catat 368 Kematian akibat Covid-19 dalam Satu Hari

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Marcheilla Ariesta • 16 Maret 2020 10:29
Roma: Italia melaporkan angka kematian dalam satu hari mencapai 368 jiwa, sehingga total korban meninggal akibat virus korona covid-19 di negara tersebut menjadi 1.809. Angka korban ini lebih tinggi dari semua yang tercatat di luar Tiongkok.
 
Kurangnya tempat tidur dan respirator dianggap menjadi salah satu faktor melonjaknya angka kematian di Italia. Saat ini total kasus positif covid-19 di Italia mencapai 24.747.
 
Italia menjadi contoh mengkhawatirkan bagi negara-negara Eropa lainnya yang mulai memperlihatkan peningkatan tajam kasus korona dalam beberapa hari terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lombardy, daerah berpenduduk padat di sekitar Milan, telah menjadi wilayah terparah dilanda korona. Sebanyak 1.218 kematian telah dilaporkan di sana, dengan tambahan 252 kasus baru dalam 24 jam terakhir.
 
Menimbang tingkat keparahan covid-19 di Italia, Vatikan mengambil langkah drastis dengan membatalkan perayaan minggu Paskah pada 5 April mendatang.
 
Sementara Gubernur Lombardy, Attilio Fontana, mengatakan bahwa situasi di daerah sekitar ibuk ota keuangan Italia tersebut semakin memburuk.
 
"Kami membutuhkan mesin untuk ventilasi paru-paru, atau respirator buatan yang sayangnya tidak dapat kami temukan saat ini. Begitu respirator itu tiba dari luar negeri, kami akan siap untuk menghadapi (covid-19)," imbuh dia, dilansir dari Channel News Asia, Senin 16 Maret 2020.
 
Wali Kota Milan Beppe Sala mengaku telah berhasil mengamankan pengiriman masker bedah dari Tiongkok untuk membantu menutupi kekurangan yang terus meningkat.
 
"Milan selalu memiliki hubungan baik dengan kota-kota utama Tiongkok, dan saya melakukan beberapa panggilan telepon selama beberapa hari terakhir untuk mendapatkan masker," serunya.
 
Menurut dia, pengiriman pertama akan tiba pada Jumat kemarin. Saat ini, mereka tengah mendistribusikannya ke para dokter dan staf kesehatan.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif