Evakuasi warga dari Mariupol, Ukraina./AFP
Evakuasi warga dari Mariupol, Ukraina./AFP

PBB: Lebih dari 600 Warga Sipil Dievakuasi dari Mariupol dalam 10 Hari

Internasional ukraina pbb rusia Rusia-Ukraina Perang Rusia-Ukraina Rusia vs Ukraina
Marcheilla Ariesta • 09 Mei 2022 11:35
Jenewa: Koordinator kemanusiaan PBB untuk Ukraina mengatakan, babak baru evakuasi warga sipil dari pabrik baja Azovstal dan daerah lain di Mariupol berakhir dengan lebih dari 170 orang berhasil diangkut. Mereka tiba di Zaporizhzhia pada Minggu, 8 Mei kemarin.
 
Kedatangan terbaru membawa jumlah total orang yang telah meninggalkan kota yang terkepung dengan selamat menjadi lebih dari 600 dalam 10 hari terakhir.
 
"Putaran lain evakuasi warga sipil dari pabrik baja Azovstal dan daerah lain di sekitar Mariupol telah berhasil diselesaikan hari ini," tutur Osnat Lubrani, dikutip dari Anadolu Agency, Senin, 9 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lubrani memperingatkan, bagaimanapun, bahwa sejumlah orang tetap terdampar di sekitar Mariupol yang tidak dapat bergabung dengan konvoi.
 
"Saya sangat lega untuk mengonfirmasi bahwa lebih dari 170 orang yang telah mengalami lebih dari 10 minggu pengeboman dan pertempuran sengit sekarang dapat beristirahat di Zaporizhzhia," lanjut dia.
 
Zaporizhzhia berjarak sekitar 220 kilometer dari Mariupol.
 
Baca juga: Zelensky: 300 Warga Sipil Dievakuasi dari Pabrik Baja Mariupol
 
"Itu bisa terjadi berkat tekad tim dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Komite Palang Merah Internasional (ICRC), dengan siapa saya telah bekerja bahu-membahu selama 10 hari terakhir," sambung Lubrani.
 
Ia menambahkan, koordinasi yang erat dengan pihak Ukraina dan Rusia sangat penting untuk memastikan keamanan pelaksanaan operasi. "Pekerjaan kami, bagaimanapun belum selesai," ucap Lubrani.
 
"PBB menyadari bahwa sejumlah orang yang ingin bergabung dengan konvoi evakuasi selama beberapa hari terakhir tidak dapat melakukannya," terangnya.
 
Lubrani mengatakan PBB dan ICRC akan terus terlibat dengan kedua belah pihak untuk memastikan bahwa mereka yang ingin pergi memiliki jaminan untuk melakukannya dengan aman dan ke arah pilihan mereka.
 
Setidaknya 3.309 warga sipil tewas dan 3.493 lainnya terluka di Ukraina sejak Rusia melancarkan perang di negara itu, menurut perkiraan PBB. Jumlah korban sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.
 
Lebih dari 5,8 juta orang telah melarikan diri ke negara lain, dengan sekitar 7,7 juta orang mengungsi, menurut badan pengungsi PBB.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif