Ilustrasi garis polisi. (AFP)
Ilustrasi garis polisi. (AFP)

Remaja Kulit Hitam Tewas Ditembak Polisi di Ohio AS

Internasional Amerika Serikat penembakan penembakan as Kematian George Floyd
Willy Haryono • 21 April 2021 10:56
Ohio: Seorang remaja putri berkulit hitam tewas ditembak polisi di Ohio, Amerika Serikat, pada Selasa, 20 April. Penembakan terjadi saat dewan juri mengeluarkan keputusan bersalah kepada Derek Chauvin, mantan polisi pembunuh pria kulit hitam George Floyd.
 
Baca: Mantan Polisi Pembunuh George Floyd Divonis Bersalah
 
Remaja yang tewas di Ohio diketahui bernama Ma'Khia Bryant. Remaja berusia 16 tahun itu dikabarkan menghubungi polisi untuk meminta tolong karena ada sejumlah perempuan yang bertengkar di luar rumahnya di Legion Lane, Columbus, Ohio.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebuah video di media sosial memperlihatkan korban tergeletak tak bernyawa di jalan, dan seorang polisi terlihat berdiri di dekatnya. Sejumlah saksi mata mengatakan, korban ditembak polisi di bagian dada.
 
Warga berkumpul di dekat lokasi tak lama usai kejadian, yang berlangsung sekitar pukul 16.30 waktu setempat. Sebagian dari mereka berteriak, "tidak boleh ada polisi rasis" dan "sudah cukup" ke arah petugas.
 
Dalam sebuah video lainnya yang diambil dari lokasi kejadian, seorang polisi terdengar berteriak, "Blue lives matter" -- merujuk pada warna biru yang identik dengan kepolisian AS.
 
"Ia adalah anak yang baik," kata Hazel Bryant, bibi dari Ma'Khia Bryant. "Ia baru berusia 16 tahun. Ia tidak pantas mati seperti anjing di jalanan," sambungnya, dikutip dari laman nzherald.co.nz pada Rabu, 21 April 2021.
 
Reporter lokal Lacey Crisp melaporkan bahwa ibunda korban, Paula Bryant, mengatakan bahwa anaknya adalah siswi teladan dan anak yang baik. Paula mengatakan putrinya itu ditembak mati personel Kepolisian Columbus pada pukul 16.30.
 
Satu perempuan muncul dalam sebuah video livestream di Facebook, yang mengatakan bahwa polisi telah menembak mati seorang remaja. Ia juga mengatakan bahwa polisi beralasan harus melepaskan tembakan karena remaja tersebut "mencoba menusuknya."
 
Sementara itu, Wali Kota Columbus Andrew Ginther menyerukan warga untuk tetap tenang menyikapi kasus ini.
 
"Ada seorang remaja putri yang kehilangan nyawanya. Kami belum tahu detail seputar kasus ini. Ada kamera tubuh (body-cam) yang terpasang di tubuh polisi saat kejadian. Kami akan segera memeriksanya secepat mungkin," ungkap Ginther via Twitter.
 
"Kami akan berbagi semua informasi begitu sudah tersedia. Saya meminta semua warga untuk tetap tenang," sambungnya.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif