PBB hapus ganja dari daftar narkotika. Foto: AFP
PBB hapus ganja dari daftar narkotika. Foto: AFP

Populer Internasional: Ganja Dihapus dari Daftar Narkoba Hingga Turki Ucap Selamat ke Azerbaijan

Internasional pbb turki azerbaijan Berita Terpopuler Hari Ini
Fajar Nugraha • 04 Desember 2020 09:05
New York: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu 2 Desember 2020 memilih untuk menghapus ganja dari kategori obat-obatan narkotika yang paling dikontrol ketat.
 
Kabar ini menjadi berita terpopuler Internasional Medcom.id pada 3 Desember 2020.
 
Selain berita mengenai ganja, berita lain seperti Obama, Bush dan Clinton siap kampanye vaksin covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diikuti dengan Turki yang memberikan ucapan selamat kepada Azerbaijan atas kemenangan di Nagorno-Karabakh dari Armenia. Selengkapnya mengenai berita terpopuler Internasional Medcom.id itu antara lain:


1. PBB Hapuskan Ganja dari Daftar Narkotika

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu 2 Desember 2020 memilih untuk menghapus ganja dari kategori obat-obatan narkotika yang paling dikontrol ketat.
 
Keputusan itu mengikuti rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk membuat penelitian tentang penggunaan medisnya lebih mudah.
 
“Pertemuan tahunan Komisi Narkotika, Badan Pengatur Narkoba dan Kejahatan PBB (UNODC), memilih 27 melawan 25 suara dengan satu abstain untuk menghapus ganja dan resin ganja dari Daftar IV Konvensi Tunggal 1961 tentang Narkotika. Ini merupakan sebuah teks global yang mengatur pengendalian narkoba,” Kata pernyataan PBB, seperti dikutip dari AFP, Kamis 3 Desember 2020.
 
Seperti apa hasil dari keputusan itu? Selanjutnya di sini.


2. Kampanye Vaksin Aman, Obama, Clinton, dan Bush Akan Disuntik Depan Publik

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, George W. Bush, dan Bill Clinton secara sukarela akan mempertontonkan diri saat disuntik vaksin virus korona (covid-19) ke publik.
 
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap keamanan vaksin setelah diizinkan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).
 
Para mantan presiden AS ini berharap kampanye kesadaran tersebut menjadi pesan yang kuat untuk meyakinkan publik.
 
Apa yang mendorong mereka untuk melakukan kampanye itu? Selanjutnya di sini.


3. Turki Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Azerbaijan dari Armenia

Turki mengucapkan selamat kepada Azerbaijan atas 'kemenangan' melawan Armenia. Ucapan selamat disampaikan Kementerian Pertahanan Nasional Turki.
 
"Kemenangan ini merupakan kebanggaan bagi Azerbaijan dan Turki," kata kementerian tersebut.
 
Ucapan selamat ini disampaikan setelah lebih dari sebulan aksi militer Azerbaijan untuk membebaskan wilayahnya dari pendudukan Armenia. Baku mendesak Yerevan untuk menandatangani dokumen penyerahan.
 
Bagaimana ucapan dari Turki kepada Azerbaijan? Selanjutnya di sini.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif