Presiden AS Joe Biden resmi tarik pasukan dari Afghanistan. Foto: The New York Times
Presiden AS Joe Biden resmi tarik pasukan dari Afghanistan. Foto: The New York Times

Biden: Waktunya Mengakhiri Perang Panjang

Internasional Amerika Serikat afghanistan joe biden AS-Afghanistan
Renatha Swasty • 15 April 2021 06:23
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Rabu mengatakan dia akan mulai menarik pasukan AS dari Afghanistan pada 1 Mei untuk mengakhiri perang terpanjang Amerika. Dia menolak seruan agar pasukan AS tetap untuk memastikan resolusi damai untuk konflik internal negara itu.
 
Dalam pidatonya di Gedung Putih, Biden mengakui bahwa tujuan AS di Afghanistan menjadi ‘semakin tidak jelas’ selama dekade terakhir. Dia menetapkan batas waktu untuk menarik 2.500 tentara AS yang tersisa di Afghanistan pada 11 September, tepat 20 tahun setelah serangan Al Qaeda di Amerika Serikat yang memicu perang.
 
Baca: AS akan Tarik Pasukan dari Afghanistan pada 11 September.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tetapi dengan menarik diri tanpa kemenangan yang jelas, Amerika Serikat membuka diri terhadap kritik bahwa penarikan tersebut merupakan pengakuan de facto atas kegagalan strategi militer Amerika.
 
“Itu tidak pernah dimaksudkan sebagai pekerjaan multigenerasi. Kami diserang. Kami berperang dengan tujuan yang jelas. Kami mencapai tujuan itu," kata Biden, seperti dikutip The New York Times, Kamis 15 April 2021.
 
Biden mencatat bahwa pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden dibunuh oleh pasukan Amerika pada 2011 dan mengatakan bahwa organisasi telah ‘terdegradasi’ di Afghanistan.
 
“Dan inilah waktunya untuk mengakhiri perang selamanya,” tambah Biden.
 
Perang tersebut telah merenggut nyawa 2.448 anggota tentara Amerika dan menghabiskan sekitar USD2 triliun. Jumlah pasukan AS di Afghanistan mencapai puncaknya pada lebih dari 100.000 pada 2011.
 
Presiden dari Partai Demokrat telah menghadapi tenggat waktu penarikan 1 Mei, yang ditetapkan oleh pendahulunya dari Partai Republik, Donald Trump. Trump pernah mencoba tetapi gagal menarik pasukan sebelum lengser pada Januari. Sebaliknya, Biden mengatakan penarikan terakhir akan dimulai pada 1 Mei dan berakhir pada 11 September.
 
Dalam penarikan diri, Biden merangkul risiko di awal masa kepresidenannya yang terbukti terlalu besar untuk para pendahulunya, termasuk bahwa Al Qaeda mungkin membangun kembali dirinya sendiri atau bahwa pemberontakan Taliban dapat menggulingkan pemerintah yang didukung AS di Kabul.
 
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif