Aktivitas di Bandara Internasional JFK di New York, AS pada 25 Januari 2021. (SPENCER PLATT / Getty / AFP)
Aktivitas di Bandara Internasional JFK di New York, AS pada 25 Januari 2021. (SPENCER PLATT / Getty / AFP)

Warga AS Diimbau Hindari Perjalanan ke 80 Persen Negara di Dunia

Internasional Amerika Serikat Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin untuk Indonesia
Willy Haryono • 21 April 2021 07:32
Washington: Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengimbau semua warga AS untuk menghindari perjalanan ke 80 persen dari total negara yang ada di dunia terkait pandemi Covid-19. Dalam keterangan kepada media mengenai informasi terbaru ini, Kemenlu AS menyebut bahwa pandemi masih terus "menjadi risiko" bagi para pelancong.
 
Sebelum ada pengumuman terbaru, warga AS diimbau untuk tidak mengunjungi 34 dari total 200 negara.
 
Covid-19 telah menewaskan lebih dari tiga juta orang di seluruh dunia -- lebih dari separuhnya ada di Negeri Paman Sam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengingatkan komunitas global bahwa "infeksi (Covid-19) mendekati laju tertinggi" sejak awal pandemi, terlepas dari program vaksinasi di banyak negara.
 
Baca:  WHO: Laju Infeksi Global Covid-19 Dekati Angka Tertinggi
 
India, yang saat ini sedang menghadapi gelombang kedua Covid-19, terus mendorong vaksinasi dan berencana memulai memberikan vaksin Covid-19 ke semua warga berusia 18 tahun pada Mei mendatang.
 
Kemenlu AS mengatakan, pembaruan imbauan perjalanan ini dilakukan agar pihaknya bisa lebih sejalan dengan apa yang telah diserukan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).
 
"Langkah terbaru ini akan berdampak pada bertambahnya jumlah negara yang masuk status Level 4 menjadi sekitar 80 persen dari negara-negara di dunia," ujar Kemenlu AS, dilansir dari laman BBC pada Selasa, 20 April 2021.
 
Beberapa negara yang masuk dalam larangan itu adalah Myanmar, Afghanistan, Rusia, Mozambik, dan Brasil.
 
Sebelumnya, CDC merekomendasikan semua warga AS untuk tidak bepergian di dalam negeri hingga mereka telah divaksinasi secara menyeluruh.
 
CDC juga mengingatkan bahwa perjalanan internasional "masih tetap berisiko," bahkan untuk mereka yang sudah divaksinasi.
 
Saat ini, hanya ada tiga lokasi yang masuk level terendah dari imbauan perjalanan AS. Ketiganya adalah Makau, Taiwan, dan Selandia Baru.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif