Moderna saat ini memimpin penelitian vaksin covid-19 potensial. Foto: AFP
Moderna saat ini memimpin penelitian vaksin covid-19 potensial. Foto: AFP

AS Tuduh Peretas Tiongkok Incar Data Vaksin Covid-19 dari Moderna

Internasional amerika serikat Virus Korona Coronavirus virus corona
Fajar Nugraha • 31 Juli 2020 06:46
Washington: Amerika Serikat (AS) menuduh peretas yang terkait dengan pemerintah Tiongkok menargetkan perusahaan biotek Moderna Inc. Perusahaan ini adalah pengembang riset vaksin korona terkemuka yang berbasis di AS.
 
“Upaya peretasan itu terjadi awal tahun ini dalam upaya untuk mencuri data berharga,” menurut seorang pejabat keamanan AS yang melacak aktivitas peretasan Tiongkok, seperti dikutip Arab News, Jumat, 31 Juli 2020.
 
Pekan lalu, Departemen Kehakiman AS mengumumkan kepada publik sebuah dakwaan terhadap dua warga negara Tiongkok yang dituduh memata-matai Amerika Serikat. Mereka termasuk tiga target berbasis di AS yang tidak disebutkan namanya yang terlibat dalam penelitian medis untuk memerangi pandemi covid-19. Surat dakwaan tersebut menyatakan para peretas Tiongkok ‘melakukan pengintaian’ terhadap jaringan komputer sebuah perusahaan biotek Massachusetts yang diketahui bekerja menguji vaksin korona pada Januari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Moderna, yang berbasis di Massachusetts dan mengumumkan kandidat vaksin covid-19 pada Januari, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah melakukan kontak dengan FBI dan diberitahu tentang ‘kegiatan pengintaian informasi’ yang dicurigai oleh kelompok peretasan itu.
 
Kegiatan pengintaian dapat mencakup berbagai tindakan, termasuk menyelidik situs web publik untuk kerentanan untuk mencari akun penting setelah memasuki jaringan.
 
"Moderna tetap sangat waspada terhadap ancaman keamanan siber potensial, mempertahankan tim internal, layanan dukungan eksternal, dan hubungan kerja yang baik dengan otoritas luar untuk terus menilai ancaman dan melindungi informasi berharga kami," kata Juru Bicara Moderna, Ray Jordan.
 
Surat dakwaan 7 Juli yang dirilis minggu lalu menuduh bahwa dua peretas Tiongkok, Li Xiaoyu dan Dong Jiazhi, melakukan peretasan selama satu dekade. Aksi yang paling baru termasuk menargetkan kelompok penelitian medis covid-19.
 
Jaksa penuntut mengatakan Li dan Dong bertindak sebagai kontraktor untuk Kementerian Keamanan Negara Tiongkok. Pesan yang tersisa dengan beberapa akun yang terdaftar di bawah digital alias Li, oro0lxy, tidak dikembalikan. Rincian kontak untuk Dong tidak tersedia.
 
Kedutaan Besar Tiongkok di Washington menegaskan kembali komentar Kementerian Luar Negeri Tiongkok baru-baru ini, mengenai tuduhan peretasan.
 
“Tiongkok telah lama menjadi korban utama dari pencurian dan penyerangan dunia maya kami dengan tegas menentang dan melawan kegiatan semacam itu,” tegas pihak Kedubes Tiongkok.
 
Pemerintah Tiongkok juga telah secara konsisten membantah peran dalam meretas insiden di seluruh dunia.
 
Sebanyak dua perusahaan riset medis tanpa nama lainnya yang disebutkan dalam dakwaan Departemen Kehakiman digambarkan sebagai perusahaan bioteknologi yang berbasis di California dan Maryland. Jaksa mengatakan para peretas “mencari celah keamanan dan melakukan pengintaian terhadap mereka”.
 
Pengajuan pengadilan menggambarkan perusahaan California itu bekerja pada penelitian obat antivirus dan menyarankan perusahaan Maryland secara terbuka mengumumkan upaya untuk mengembangkan vaksin pada Januari. Dua perusahaan yang dapat sesuai dengan deskripsi tersebut antara lain: Gilead Sciences Inc dan Novavax Inc.
 
Juru Bicara Gilead, Chris Ridley mengatakan perusahaan itu tidak mengomentari masalah keamanan siber. Novavax tidak akan mengomentari kegiatan cybersecurity spesifik tetapi mengatakan: "Tim cybersecurity kami telah diberitahu tentang dugaan ancaman asing yang diidentifikasi dalam berita."
 
Seorang konsultan keamanan yang akrab dengan banyak penyelidikan peretasan yang melibatkan perusahaan biotek utama selama setahun terakhir mengatakan, kelompok peretasan Tiongkok yang diyakini terkait secara luas dengan Kementerian Keamanan Negara Tiongkok adalah salah satu kekuatan utama yang menargetkan penelitian covid-19, secara global. Ini cocok dengan deskripsi peretas yang didakwa, sebagai kontraktor MSS.

 

(FJR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif