Seorang pria berjalan di kota Mariupol, Ukraina, 29 April 2022. (Andrey BORODULIN / AFP)
Seorang pria berjalan di kota Mariupol, Ukraina, 29 April 2022. (Andrey BORODULIN / AFP)

Puluhan Warga Sipil Dievakuasi dari Pabrik Baja di Mariupol

Internasional ukraina rusia Rusia-Ukraina Perang Rusia-Ukraina Rusia vs Ukraina
Willy Haryono • 01 Mei 2022 10:31
Mariupol: Pasukan Rusia melancarkan serangan rudal di seantero wilayah selatan dan timur Ukraina sepanjang Sabtu, 30 April, dan di waktu bersamaan, sejumlah warga sipil dievakuasi dari kompleks pabrik baja Azovstal di kota Mariupol.
 
Rusia mengeklaim kemenangan di Mariupol pada 21 April, walau ratusan prajurit dan warga Ukraina masih bertahan di kompleks Azovstal. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mendorong disepakatinya perjanjian evakuasi, dan pada Sabtu kemarin, sekitar 20 warga telah berhasil dievakuasi dari area tersebut.
 
"Kami mengevakuasi warga sipil dari reruntuhan (kompleks pabrik baja Azovstal) dengan menggunakan tali," kata seorang prajurit Ukraina, Sviatoslav Palamar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka terdiri dari orang lanjut usia, perempuan dan anak-anak," sambungnya, dikutip dari The Telegraph Online, Minggu, 1 Mei 2022.
 
Palamar mengatakan baik kubu Rusia maupun Ukraina sama-sama menghormati gencatan senjata lokal di Mariupol. Ia mengatakan puluhan orang yang telah dievakuasi ini akan dipindahkan ke kota Zaporizhzhia.
 
Sejauh ini belum ada komentar dari Rusia atau PBB terkait evakuasi di Mariupol. Menurut sejumlah pejabat Ukraina, ratusan warga masih berada di kompleks pabrik baja Azovstal.
 
Mariupol merupakan salah satu kota di timur Ukraina yang terus digempur Rusia sejak awal invasi pada 24 Februari lalu. Mariupol dipandang sebagai kota strategis yang dapat membuka akses darat dari Krimea, wilayah Ukraina yang dianeksasi Rusia pada 2014.
 
Moskow telah mengalihkan fokus invasinya di Ukraina ke wilayah selatan dan timur usai gagal merebut ibu kota Kiev. Ukraina menyebut fokus Rusia saat ini adalah menguasai sepenuhnya wilayah Donbas.
 
Sementara itu di kota Odesa di wilayah barat, sebuah rudal Rusia dari Krimea menghancurkan landasan pacu di sebuah bandara. Tidak ada orang yang terluka dalam serangan tersebut. Sejak awal invasi, Odesa merupakan kota yang tidak terlalu terkena dampak invasi.
 
Baca:  Kuburan Massal Jenazah Warga Ukraina Ditemukan di Mariupol
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif