Warga AS mendapatkan suntikan vaksin covid-19. Foto: AFP
Warga AS mendapatkan suntikan vaksin covid-19. Foto: AFP

Akui Lamban Respons Covid-19, CDC AS Dirombak

Medcom • 19 Agustus 2022 06:17
New York: Kepala Badan Kesehatan Masyarakat Amerika Serikat (CDC) mengumumkan akan adanya perombakan dalam organisasi. Hal ini dipicu bahwa struktur sebelumnya dianggap gagal dalam menanggapi penanganan covid-19 dan perlu menjadi lebih gesit.
 
Perubahan yang direncanakan di CDC ini datang di tengah tingginya kritik yang diterima terhadap respons lembaga tersebut dalam menangani covid-19, cacar monyet, dan ancaman kesehatan publik lainnya. Perubahan tersebut termasuk pemindahan dan langkah kepegawaian internal untuk mempercepat perilisan data.
 
“Perubahan (struktur lembaga) telah kami umumkan kepada pegawai kami pada hari Rabu. Perubahan ini atas inisiatif CDC sendiri dan tidak diarahkan oleh Gedung Putih atau pejabat pemerintahan lainnya,” ujar Dr. Rochelle Walensky, Direktur CDC, seperti dikutip The Globe and Mail, Jumat 19 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saya merasa hal ini merupakan tanggung jawab saya untuk membawa lembaga ini menjadi tempat yang lebih baik setelah tiga tahun yang benar-benar menantang,” ujar Walensky.
 
Badan yang berpusat di Atlanta, dengan anggaran USD12 miliar dan 11.000 pekerja ini, dituntut untuk menjaga warga negara Amerika dari wabah penyakit dan ancaman kesehatan publik lainnya. Sudah menjadi kebiasaan pemimpin CDC dalam melakukan beberapa penataan, tetapi tindakan Walensky datang di tengah banyaknya tuntutan untuk perubahan besar.
 
Lembaga tersebut telah lama dikritik lantaran terlalu lamban dalam menangani penyakit, terlalu berfokus pada pengumpulan dan analisis data tetapi tidak sigap dalam menghadapi ancaman kesehatan baru. Ketidaksenangan publik terhadap agensi meningkat drastis selama pandemi covid-19. Para ahli mengatakan CDC lambat untuk mengenai berapa banyak virus yang memasuki wilayah AS dan Eropa, lamban merekomendasikan orang untuk memakai masker, mengatakan virus dapat tersebar melalui udara, dan untuk meningkatkan pengujian sistematis untuk varian baru.
 
“Kami melihat selama covid bahwa struktur CDC, sejujurnya, tidak dirancang untuk menerima informasi, mencernanya, dan menyebarkannya ke publik dengan kecepatan yang diperlukan,” kata Jason Schwartz, peneliti kebijakan kesehatan di Yale School of Public Health.
 
Walensky, yang menjabat sebagai direktur pada Januari 2021, telah lama mengatakan bahwa CDC harus bergerak lebih cepat dan berkomunikasi dengan lebih baik, tetapi hambatan terus berlangsung selama masa jabatannya. Pada bulan April, dia menyerukan peninjauan mendalam terhadap agensi, yang menghasilkan perubahan yang diumumkan.
 
“Saya tidak bingung bahwa kami gagal dalam banyak hal dalam menanggapi virus korona,” ujar Walensky.
 
“Kami memiliki beberapa kesalahan publik yang cukup besar, dan sebagian besar upaya ini adalah untuk mengangkat cermin untuk memahami di mana dan bagaimana kami bisa melakukan yang lebih baik,” tegasnya.
 
Usulan pengorganisasian ulang harus disetujui oleh sekretaris Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan. Pejabat CDC mengatakan mereka berharap paket lengkap perubahan diselesaikan, disetujui, dan berjalan di awal tahun depan. (Gracia Anggellica)
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif