Duta Besar Swedia untuk Indonesia Marina Berg. Foto: Kedubes Swedia
Duta Besar Swedia untuk Indonesia Marina Berg. Foto: Kedubes Swedia

Atasi Pandemi Covid-19, Swedia Tidak Terapkan Karantina

Internasional swedia covid-19 karantina Omicron Varian Omicron
Fajar Nugraha • 03 Desember 2021 01:03
Jakarta: Duta Besar Swedia untuk Indonesia Marina Berg memaparkan cara pemerintahnya mengatasi pandemi covid-19, khusus menghadapi varian baru Omicron. Namun Swedia tidak pernah menerapkan karantina terhadap pendatang.
 
Menurut Dubes Berg di Swedia perkembangan mengenai situasi pandemi mulai membaik. Angka penularan terus menurun. Pemerintah Swedia juga mengambil berbagai langkah pencegahan, untuk membatasi covid-19 dan juga melakukan mitigasi pascapandemi.
 
“Yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah menjaga hidup orang banyak serta menjaga kapasitas sistem kesehatan.  Ini untuk memastikan adanya kapasitas cukup di rumah sakit,” ujar Dubes Marina Berg, ditemui secara virtual, Kamis 2 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengantisipasi varian Omicron yang berasal dari Afrika Selatan, untuk saat ini Pemerintah Swedia memutuskan memperpanjang pengetatan izin masuk bagi para pelancong dari Uni Eropa, dan beberapa negara lainnya hingga 31 Januari 2022. Setelah itu pemerintah baru akan mempertimbangkan untuk memperpanjangnya, tergantung pada perkembangan dari penularan.
 
Dubes Berg memastikan bahwa pemerintahnya belum menutup perbatasan untuk pelancong dari Afrika.
 
Ada yang menarik dari upaya Swedia mengatasi pandemi covid-19. Di saat banyak umum melakukan karantina terhadap orang yang baru pulang bepergian, Swedia tidak melakukan hal itu.
 
“Mengenai karantina, kami tidak menerapkan karantina. JIka berdasarkan peraturan, harus ada rekomendasi terlebih dahulu,” tutur Dubes Berg.
 
“Kami menyarankan pendatang jika datang dari negara yang angka covidnya tinggi, kami merekomendasikan untuk tetap berada di dalam rumah hingga beberapa hari. Tetapi itu hanya rekomendasi, kami tidak menerapkan aturan wajib dan ketat yang harus diikuti,” tegasnya.
 
“Tidak ada karantina diterapkan selama pandemi,” imbuhnya.
 
Varian Omicron saat ini menjadi varian yang menjadi kekhawatiran. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, 23 negara sudah melaporkan kemunculan varian tersebut.
 
Sementara Swedia mencatat laporan kasus covid-19 mencapai 1.209.935, itu berasal dari data Worldometers Jumat 3 Desember 2021. Sementara total kematian akibat covid-19 mecapai 15.130 jiwa.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif