Warga memakai masker saat beraktivitas di kota Brussels, Belgia. (AFP)
Warga memakai masker saat beraktivitas di kota Brussels, Belgia. (AFP)

Total Kasus Covid-19 di Eropa Lampaui 15 Juta

Internasional Virus Korona covid-19 pandemi covid-19
Willy Haryono • 21 November 2020 15:02
Paris: Totak jumlah kasus virus korona (covid-19) di Eropa telah melampaui 15 juta pada jumat, 20 November. Jumlah infeksi covid-19 di Eropa melonjak menjelang musim dingin, dengan sekitar satu juta kasus per empat hari.
 
Dilansir dari laman CGTN pada Sabtu, 21 November 2020, Eropa mencatat total 15.046.656 kasus dengan 344.401 kematian akibat covid-19. Angka kasus dan kematian ini berkontribusi sekitar 25 persen dari total di kancah global.
 
Meski lima juta kasus pertama covid-19 di Eropa tercapai dalam kurun waktu hampir sembilan bulan, lonjakan 10 juta selanjutnya terjadi di bawah dua bulan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan populasi hanya 1 per 10 dari penduduk dunia, Eropa mencatat 26 persen dari total infeksi global yang hampir mencapai 57 juta, dan 25 persen dari 1,3 juta kematian akibat covid-19.
 
Dari 100 infeksi covid-19 di seluruh dunia, sekitar 39 persennya berasal dari negara-negara Eropa.
 
Prancis telah melampaui Rusia sebagai negara terparah dilanda covid-19 di Eropa. Prancis kini berada di urutan keempat di bawah Amerika Serikat, India, dan Brasil dalam jumlah kasus dan kematian akibat covid-19.
 
Baca:Pertama di Eropa, Kasus Covid-19 Prancis Lampaui 2 Juta
 
Eropa Timur mencatat sekitar sepertiga dari total kasus di Eropa, dan 24 persen dari keseluruhan angka kematian di kawasan. Republik Ceko, Polandia, Rusia, dan Ukraina masih menjadi negara-negara Eropa yang terkena dampak terparah di sub-region berdasarkan jumlah kasus per kapita.
 
Secara rata-rata mingguan, Rusia mencatat lebih dari 22.434 kasus per hari. Sejumlah rumah sakit di negara tersebut kehabisan obat yang digunakan untuk menangani gejala covid-19. Rusia belum mampu memenuhi pasokannya dengan cepat karena tingginya permintaan warga, masalah sistem pelabelan, dan juga panic buying.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif