Demonstran membakar sebuah mobil polisi dalam demo memprotes penembakan terhadap Walter Wallace di Philadelphia, AS pada Senin, 26 Oktober 2020. (Twitter/@samanthamelamed)
Demonstran membakar sebuah mobil polisi dalam demo memprotes penembakan terhadap Walter Wallace di Philadelphia, AS pada Senin, 26 Oktober 2020. (Twitter/@samanthamelamed)

Polisi Philadelphia Ditabrak Truk dalam Aksi Protes Penembakan

Internasional amerika serikat penembakan as Walter Wallace
Willy Haryono • 27 Oktober 2020 14:49
Philadelphia: Setidaknya satu polisi ditabrak truk di tengah aksi protes menentang penembakan terhadap pria kulit hitam di Philadelphia, Amerika Serikat pada Senin, 26 Oktober malam waktu setempat. Unjuk rasa berlangsung usai dua polisi menembak mati pria bernama Walter Wallace.
 
Menurut laporan Philadelphia Inquirer pada Selasa, 27 Oktober 2020, polisi yang ditabrak truk terlihat dalam sebuah video di media sosial. Dalam video terlihat sebuah truk hitam yang melaju ke arah sekelompok polisi di jalanan kota Philadelphia.
 
Kondisi polisi yang ditabrak truk belum diketahui hingga saat ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Video lainnya yang diunggah ke Twitter memperlihatkan pengunjuk rasa yang mengelilingi mobil polisi. Sebagian pedemo juga melemparkan berbagai objek ke arah petugas, termasuk batu bata.
 
Penjarahan juga dilaporkan terjadi di beberapa titik kota Philadelphia.
 
Warga Philadelphia geram usai munculnya sebuah video yang memperlihatkan dua polisi menembak Wallace. Masih dari laporan Philadelphia Inquirer, polisi sempat meminta Wallace untuk menjatuhkan pisaunya. Aparat kemudian melepaskan tembakan setelah korban menolak melepaskan pisaunya.
 
Wallace sempat dilarikan ke Penn Presbyterian Medical Center, namun dinyatakan meninggal saat tiba di rumah sakit tersebut.
 
Baca:Polisi Tembak Mati Pria Kulit Hitam di Philadelphia
 
Ayah korban, Walter Wallace Sr., mengatakan bahwa anaknya ditembak sebanyak 10 kali oleh polisi.
 
Ia mengatakan bahwa anaknya itu mengalami gangguan mental sehingga mungkin kesulitan mematuhi perintah polisi.
 
"Mengapa mereka tidak menggunakan taser saja?" tanya Walter Wallace Sr kepada Philadelphia Inquirer. "Ibunya berusaha meredam situasi kala itu. Tapi mereka menembak anak saya seperti binatang," sambung dia.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif