Rusia dan Ukraina saling bertukar tahanan perang./AFP
Rusia dan Ukraina saling bertukar tahanan perang./AFP

Akhirnya Pertukaran Tahanan Sepanjang Perang Ukraina-Rusia Terjadi

Marcheilla Ariesta • 22 September 2022 22:35
Moskow: Rusia mengatakan 55 tentara telah dibebaskan dalam pertukaran tahanan terbesar dengan Ukraina. Ini pertama kalinya terjadi di tengah kampanye militer Rusia di Ukraina.
 
"Semua prajurit telah dikirim ke wilayah Federasi Rusia dengan pesawat angkut militer dan berada di lembaga medis kementerian pertahanan Rusia," kata Kementerian Pertahanan Ukraina, dikutip dari AFP, Kamis, 22 September 2022.
 
Para tahanan yang dibebaskan dilaporkan 'dalam bahaya maut' saat berada di tempat penahanan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka menerima bantuan psikologis dan medis yang diperlukan," tambahnya.
 
Pernyataan itu tidak menyebutkan Viktor Medvedchuk, mantan anggota parlemen Ukraina yang dituduh melakukan pengkhianatan tingkat tinggi dan sekutu Presiden Vladimir Putin, yang juga dibebaskan dalam pertukaran itu.
 
Setelah pertukaran yang diumumkan pada Rabu itu, Ukraina menerima 215 orang. Mereka termasuk pejuang yang memimpin pertahanan pabrik baja Azovstal Mariupol yang menjadi ikon perlawanan Ukraina.
 
Negeri Beruang Merah juga menuduh Ukraina melakukan 'provokasi' di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia. Menurut Rusia, provokasi itu bertujuan menciptakan 'ancaman bencana buatan manusia'.
 
Selama 24 jam terakhir, Ukraina berulang kali menembaki kota terdekat Energodar dan wilayah dekat pabrik, fasilitas nuklir terbesar di Eropa. Mereka menambahkan bahwa tingkat radiasi "normal".
 
Pembangkit tersebut telah menjadi pusat perhatian atas kekhawatiran insiden nuklir setelah klaim serangan di sana.
 
Baca juga: Erdogan: Putin Terkesan Bersedia Akhiri Perang
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif