Polisi bersiaga dalam sebuah aksi demo anti-lockdown di London, Inggris pada 10 Oktober 2020. (Justin Tallis/AFP/Getty)
Polisi bersiaga dalam sebuah aksi demo anti-lockdown di London, Inggris pada 10 Oktober 2020. (Justin Tallis/AFP/Getty)

Belasan Orang Ditangkap dalam Demo Anti-Lockdown di London

Internasional Virus Korona inggris pandemi covid-19
Willy Haryono • 25 Oktober 2020 08:52
London: Belasan orang ditangkap dalam aksi demo anti-lockdown di London bagian pusat, Inggris pada Sabtu, 24 Oktober. Para pengunjuk rasa menentang kebijakan penguncian (lockdown) yang diterapkan pemerintah dalam meredam penyebaran virus korona (covid-19).
 
Kerumunan demonstran sempat terpantau berada di luar Istana Buckingham. Dari sana, mereka semua bergerak menuju Lapangan Trafalgar.
 
Sebagian pedemo membawa plakat bertuliskan "kebebasan" dan "akhiri tirani" sebagai bentuk penentangan terhadap lockdown. Kepolisian Metropolitan London (Met) mengatakan bahwa massa telah dibubarkan dan meminta semua warga untuk melanjutkan aturan menjaga jarak sosial (social distancing).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bentrokan sempat terjadi di Jembatan Westminster saat aparat berusaha membubarkan demonstran. Tiga polisi terluka dalam kejadian tersebut.
 
Penangkapan terhadap 18 pengunjuk rasa dilakukan atas berbagai pelanggaran, termasuk melanggar aturan covid-19, menyerang petugas, dan melakukan aksi kekerasan.
 
London berada di bawah lockdown tingkat dua yang sudah diterapkan pekan ini. "Ada banyak orang di dalam kerumunan yang tidak menjaga jarak sosial," kata Komandan Met Ade Adelekan, dilansir dari laman BBC pada Minggu, 25 Oktober 2020.
 
"Pihak penyelenggara aksi demo tidak mengambil langkah-langkah tegas untuk membuat para pengunjuk rasa tetap aman. Oleh karenanya, petugas harus membubarkan massa demi keselamatan publik," sambungnya.
 
Ia berterima kasih karena sebagian besar pedemo mendengarkan imbauan dan segera membubarkan diri. Namun Adelekan menyayangkan adanya sekelompok kecil orang yang mengabaikan instruksi petugas dan memblokade Jembatan Westminster.
 
"Meski sebagian besar demonstran telah membubarkan diri, operasi kepolisian tetap berlanjut sepanjang malam. Saya meminta semua warga London untuk mengikuti aturan, menghindari perkumpulan dalam jumlah besar, dan menjaga jarak sosial," pungkas Adelekan.
 
Baca:Pembatasan Tiga Tingkat Covid-19 Diberlakukan di Inggris
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif