Kandidat capres Demokrat Joe Biden. (Foto: AFP.)
Kandidat capres Demokrat Joe Biden. (Foto: AFP.)

Raih Nominasi Demokrat, Biden Siap Hadapi Trump

Internasional Pilpres AS 2020
Willy Haryono • 06 Juni 2020 10:53
Washington: Mantan wakil presiden Amerika Serikat Joe Biden secara teknis telah berhasil meraih nominasi Partai Demokrat untuk menjadi calon presiden dalam pemilihan umum mendatang. Beberapa media lokasl AS, termasuk CBS News, memproyeksikan bahwa jumlah delegasi yang diraih Biden telah melewati 1.991 -- angka minimal untuk mengikuti konvensi Demokrat.
 
Delegasi Biden sudah melewati angka minimal walau pemilihan umum pendahuluan (primary) Demokrat masih tersisa di delapan negara bagian dan tiga wilayah AS.
 
Biden meraih cukup delegasi usai dirinya menyapu bersih pemilu pendahuluan di tujuh negara bagian dan Distrik Columbia pada Selasa kemarin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Merupakan kehormatan bagi saya untuk bersaing dengan sejumlah orang-orang paling bertalenta di Partai Demokrat. Saya juga bangga mengatakan bahwa kita akan bertolak menuju pemilu sebagai partai yang bersatu," ungkap Biden, dilansir dari New York Post, Sabtu 6 Juni 2020.
 
"Saya akan menghabiskan waktu setiap hari mulai saat ini hingga 3 November untuk mendapatkan suara dari warga AS di seantero negeri yang hebat ini," sambungnya.
 
"Bersama-sama, kita bisa menang dalam perjuangan mempertaruhkan jiwa negeri ini, dan memastikan kita dapat membangun kembali perekonomian negara," ungkap Biden.
 
Kemenangan mutlak Biden dalam nominasi Demokrat bukan merupakan kejutan karena mantan wakil presiden AS itu tidak memiliki oposisi aktif di internal partai.
 
Sementara itu, sejak meletusnya gelombang aksi protes mengecam kematian George Floyd, Biden sering tampil di publik dan melontarkan berbagai pernyataan.
 
Salah satu pernyataan terbaru Biden ditujukan kepada Trump, yang menilainya sebagai bagian dari masalah "rasisme" akut di Negeri Paman Sam. Floyd adalah pria kulit hitam yang meninggal usai lehernya ditindih lutut seorang polisi kulit putih bernama Derek Chauvin di Minneapolis pada Senin 25 Mei.
 
Kematian Floyd memicu gelombang protes masif di seantero AS, termasuk ibu kota Washington DC.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif