Jajaran kepolisian Minneapolis saat menangani demonstrasi mengecam kematian George Floyd. (Foto: AFP)
Jajaran kepolisian Minneapolis saat menangani demonstrasi mengecam kematian George Floyd. (Foto: AFP)

Kota Minneapolis Lanjutkan Rencana Membubarkan Kepolisian

Internasional Kematian George Floyd
Willy Haryono • 27 Juni 2020 14:02
Minneapolis: Dewan Kota Minneapolis di Minnesota, Amerika Serikat, secara resmi melanjutkan rencana membubarkan kepolisian dan menggantinya dengan departemen keselamatan masyarakat dan pencegahan kekerasan. Rencana ini sudah diwacanakan usai kematian pria kulit hitam George Floyd pada 25 Mei.
 
Dalam pemungutan suara, Dewan Kota Minneapolis secara bulat sepakat melanjutkan rencana membubarkan kepolisian melalui sebuah amandemen. Namun proses ini meliputi berbagai proses, termasuk kajian oleh komisi publik AS.
 
Akhir dari proses ini adalah menyerahkan amandemen pembubaran kepolisian Minneapolis dalam pemilihan umum pada November mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak ada aksi tunggal yang dapat mengakhiri penindasan sistemik dan rasial ini," kata salah satu anggota Dewan Kota Minneapolis, Jeremiah Ellison.
 
"Ini adalah salah satu langkah yang harus diambil demi mencapai sebuah sistem yang dapat membuat seluruh masyarakat merasa aman," sambungnya, dikutip dari CNN, Sabtu 27 Juni 2020.
 
Tenggat waktu untuk mencantumkan pertanyaan mengenai pembubaran kepolisian Minneapolis adalah 21 Agustus mendatang. Jika disetujui, nantinya warga Minneapolis akan memilih jawaban "iya" atau "tidak" mengenai pembubaran kepolisian pada November mendatang.
 
"Saya berharap Komisi Piagam dapat mengakui momen saat ini. Kami berusaha agar pemilih mempunyai kesempatan agar suara mereka bisa didengar. Ini adalah momen penting dalam sejarah kota ini," ucap Presiden Dewan Kota Minneapolis, Lisa Bender.
 
Sebelumnya pada bulan ini, Dewan Kota Minneapolis telah mewacanakan membubarkan kepolisian usai tewasnya Floyd. Floyd meninggal usai lehernya ditindih lutut oleh seorang polisi di Minneapolis bulan lalu.
 
Polisi bernama Derek Chauvin dan tiga rekannya masih menanti persidangan lanjutan terkait kematian Floyd.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif