Tenaga kesehatan Indonesia di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Foto: MI/Andri Widiyanto
Tenaga kesehatan Indonesia di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Foto: MI/Andri Widiyanto

Kasus Covid-19 Dunia Lampaui Angka 100 Juta

Internasional Virus Korona WHO covid-19 Satgas Covid-19
Juven Martua Sitompul • 27 Januari 2021 05:31
Jenewa: Angka kasus covid-19 secara global sudah melampaui 100 juta. Krisis kesehatan global saat ini memasuki fase keprihatinan yang mendalam.
 
Para ahli mengatakan bahwa 100 juta kemungkinan besar bukan jumlah kasus sebenarnya, mengingat kurangnya pengujian yang memadai dan pelacakan kontak di banyak negara, termasuk Amerika Serikat. Demikian pula, jumlah kematian -,yang tercatat 2,1 juta,- mungkin jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan secara resmi.
 
Baca: Kasus Covid-19 di Indonesia Lampaui 1 Juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Data yang dikeluarkan oleh University of Johns Hopkins per 27 Januari 2021 menyebutkan angka kasus positif mencapai 100.091.831 orang. Sementara angka kematian berada di 2.151.992 kasus dan yang sembuh mencapai 55,2 juta.
 
Meskipun ada penguncian, jarak sosial, dan tindakan lainnya, peningkatan kasus hanya meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Kasus virus korona global mencapai 25 juta pada akhir Agustus, lebih dari delapan bulan setelah virus pertama kali terdeteksi di Wuhan, Tiongkok.
 
Pada pertengahan November, jumlah kasus positif meningkat dua kali lipat menjadi 50 juta. Butuh waktu kurang dari tiga bulan bagi virus untuk mengganda.
 
“Dalam satu tanda positif, jumlah kasus baru setiap hari di Amerika Serikat, yang memiliki wabah terparah di dunia, telah menurun dalam beberapa pekan terakhir,” lapor the New York Times, Rabu 27 Januari 2021.
 
“Kematian AS, bagaimanapun, tetap tinggi, rata-rata berjumlah lebih dari 3.000 kematian per hari dalam beberapa hari terakhir dan total lebih dari 420.000. Tetapi penurunan kasus di AS telah berkontribusi pada penurunan baru-baru ini dalam jumlah kasus baru harian yang dilaporkan di seluruh dunia,” jelas the New York Times.
 
“Namun rata-rata lebih dari 500.000 kasus baru dilaporkan di seluruh dunia setiap hari,” sebut media AS itu.
 
Pakar kesehatan juga khawatir bahwa varian baru virus dapat meningkatkan jumlah virus di AS seperti yang terjadi di Inggris, Irlandia, dan Afrika Selatan. Ketakutan tersebut telah mendorong penguncian baru dan pembatasan perjalanan di seluruh dunia.
 
Kelelahan atas pandemi dan rasa sakit ekonomi yang terkait tetap terasa, bahkan ketika para ahli memperingatkan bahwa tindakan pencegahan tetap diperlukan di banyak bidang. Seorang pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan Senin bahwa pandemi telah memicu krisis tenaga kerja global terbesar sejak Depresi Besar.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif