Presiden AS Joe Biden dituduh Prancis menikam mereka dari belakang. Foto: AFP
Presiden AS Joe Biden dituduh Prancis menikam mereka dari belakang. Foto: AFP

Prancis Tuduh Joe Biden Seperti Trump, Sabotase Kesepakatan dengan Australia

Internasional Amerika Serikat Australia prancis joe biden donald trump AUKUS
Fajar Nugraha • 17 September 2021 08:15
Paris: Prancis menuduh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Kamis menikam mereka dari belakang dan bertindak seperti pendahulunya Donald Trump. Ini terkait disingkirkannya Prancis dari kesepakatan pertahanan menguntungkan yang telah mereka tandatangani dengan Australia untuk pengadaan kapal selam.
 
Amerika Serikat, Inggris dan Australia mengatakan, mereka akan membangun kemitraan keamanan untuk Indo-Pasifik yang akan membantu Australia memperoleh kapal selam bertenaga nuklir AS dalam bentuk aliansi AUKUS. Kesepakatan itu membatalkan perjanjian  kapal selam rancangan Prancis-Australia senilai USD40 miliar.
 
Baca: Tanggapi Tiongkok, Australia Akan Terima Kapal Selam Nuklir dari AS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Keputusan brutal, sepihak, dan tak terduga ini mengingatkan saya pada apa yang dulu dilakukan Trump,” kata Menteri Luar Negeri Jean-Yves Le Drian kepada radio franceinfo, Jumat 17 September 2021.
 
“Saya marah dan merasa pahit. Ini tidak dilakukan di antara sekutu,” imbuhnya.
 
Pada 2016, Australia telah memilih pembuat kapal Prancis Naval Group untuk membangun armada kapal selam baru senilai USD40 miliar untuk menggantikan kapal selam Collins yang berusia lebih dari dua dekade.
 
Dua minggu lalu, menteri pertahanan dan luar negeri Australia telah menegaskan kembali kesepakatan itu ke Prancis, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron memuji kerja sama puluhan tahun di masa depan ketika menjamu Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Juni.
 
“Itu tusukan dari belakang. Kami menciptakan hubungan kepercayaan dengan Australia dan kepercayaan itu telah rusak,” ucapnya Le Drian.
 
Hubungan antara Trump dan Macron memburuk selama kepresidenan Trump. Para diplomat mengatakan ada kekhawatiran dalam beberapa bulan terakhir bahwa Biden tidak berterus terang dengan sekutu Eropanya.
 
Tindakan Washington di Australia kemungkinan akan semakin mempererat hubungan Transatlantik. Uni Eropa akan meluncurkan strategi Indo-Pasifik pada Kamis saat Paris bersiap untuk menjadi Presiden Uni Eropa.
 
“Ini adalah gemuruh guntur dan bagi banyak orang di Paris adalah momen Trafalgar,” kata Bruno Tertrais, Wakil Direktur think tank yang berbasis di Paris, Foundation of Strategic Research di Twitter, merujuk pada kekalahan angkatan laut Prancis pada tahun 1805 yang diikuti oleh supremasi angkatan laut Inggris.
 
Dia mengatakan itu akan “memperumit kerja sama transatlantik di dalam dan sekitar kawasan. Beijing akan diuntungkan.”
 
Namun, pada Rabu Biden mengatakan bahwa Prancis tetap menjadi “mitra utama di zona Indo-Pasifik.”
 
Morrison mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Australia berharap untuk terus bekerja "dekat dan positif" dengan Prancis. Lebih lanjut dia menambahkan, “Prancis adalah teman dan mitra utama bagi Australia dan Indo-Pasifik.”
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif