Menlu AS Mike Pompeo. (Foto: AFP)
Menlu AS Mike Pompeo. (Foto: AFP)

Pompeo Hubungi Taliban di Tengah Isu Uang Imbalan Rusia

Internasional amerika serikat taliban afghanistan
Willy Haryono • 01 Juli 2020 09:03
Washington: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menghubungi kepala negosiator kelompok Taliban di tengah isu kontroversial dugaan adanya uang imbalan Rusia untuk Taliban. Uang itu disebut-sebut dibayarkan unit intelijen Rusia kepada militan terkait Taliban untuk membunuh pasukan AS di Afghanistan.
 
Isu tersebut muncul kali pertama di media New York Times pekan kemarin.
 
Dikutip dari The National, Selasa 30 Juni 2020, diskusi antara Pompeo dan Mullah Abdul Ghani Baradar berlangsung melalui konferensi video. Tidak disebutkan apakah isu uang imbalan Rusia untuk Taliban dibahas dalam pertemuan virtual tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara umum, Pompeo dan Ghani Baradar membicarakan mengenai kondisi terkini di Afghanistan, termasuk mengenai gelombang aksi kekerasan.
 
"Mereka juga mendiskusikan kelanjutan dari perjanjian damai yang telah ditandatangani pada Februari lalu," kata juru bicara Taliban, Suhail Shaheen, via Twitter.
 
Isu seputar uang imbalan Rusia untuk Taliban mengguncang dunia perpolitikan AS. Dalam artikel New York Times, Trump disebut telah menerima informasi tersebut, namun tidak melakukan apapun.
 
Rusia dan Taliban sama-sama membantah laporan New York Times. Sementara Gedung Putih menegaskan informasi yang kini sudah menjadi konsumsi publik itu tidak terverifikasi dan kredibel.
 
Jubir Gedung Putih Kayleigh McEnany mengatakan saat ini Trump dan juga politisi Partai Demokrat serta Republik di Kongres AS sudah menerima informasi seputar isu Rusia-Taliban.
 
"Sekarang presiden sudah menerima informasi tersebut, tapi itu tetap tidak mengubah fakta bahwa tidak ada konsensus terkait data intelijen ini karena memang belum terverifikasi," ungkapnya.
 
Baca:Biden Serang Trump Terkait Taliban dan Rusia
 

(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif