Perdana Menteri Mette Frederiksen menangis menyesali perintah pembantaian cerpelai. Foto: EPA
Perdana Menteri Mette Frederiksen menangis menyesali perintah pembantaian cerpelai. Foto: EPA

Perintahkan Bantai Cerpelai, PM Denmark Menangis Minta Maaf

Internasional Virus Korona denmark
Fajar Nugraha • 27 November 2020 14:29
Kolding: Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menangis saat mengunjungi seorang petani cerpelai yang ternaknya dibunuh atas perintah pemerintah. Pemusnahan itu dimaksudkan untuk mengekang penyebaran virus korona.
 
PM Frederiksen bertemu dengan seorang ayah dan anak di pertanian mereka dekat Kolding di wilayah barat Denmark. Dia mengatakan kepada wartawan bahwa “penghasilan mereka untuk bertahan hidup hancur dalam waktu yang sangat singkat”.
 
“Itu sangat emosional bagi mereka, dan… Maaf. Itu untukku juga," kata Frederiksen, berhenti sejenak untuk mengambil jeda di antara kata-kata saat suaranya bergetar, seperti dikutip BBC, Jumat, 27 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemimpin Denmark itu telah menghadapi seruan dari oposisi agar dia mengundurkan diri dan mosi tidak percaya di parlemen menyusul perintah awal bulan ini untuk memusnahkan semua 17 juta cerpelai di negara itu.
 
Arahan diberikan setelah pihak berwenang menemukan versi mutasi covid-19 di peternakan dan pabrik bulu. Mutasi tersebut dikabarkan dapat melemahkan efektivitas vaksin.
 
Pemerintah kemudian dipaksa untuk mengakui bahwa mereka tidak memiliki dasar hukum untuk memerintahkan pembantaian cerpelai yang sehat. Menteri Pertanian Mogens Jensen, mundur minggu lalu karena kegagalan tersebut.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif