Warga Ohio, AS, mengikuti program vaksinasi pada 10 Februari 2021. (MEGAN JELINGER / AFP)
Warga Ohio, AS, mengikuti program vaksinasi pada 10 Februari 2021. (MEGAN JELINGER / AFP)

100 Juta Orang Dewasa di AS Sudah Ikuti Vaksinasi Covid-19

Internasional Amerika Serikat Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin untuk Indonesia
Willy Haryono • 01 Mei 2021 07:50
Washington: Sebanyak 100 juta orang dewasa di Amerika Serikat sudah sepenuhnya menjalani vaksinasi Covid-19 pada Jumat, 30 April. Angkanya melonjak hampir dua kali lipat dibanding 55 juta bulan lalu.
 
Koordinator respons Covid-19 Gedung Putih, Jeff Zients, menyebut angka ini sebagai "pencapaian utama" dalam perang melawan pandemi.
 
"Ada 100 juta warga yang sudah divaksinasi. Setelah melewati satu tahun yang panjang, mereka kini sudah terlindungi dari virus tersebut," kata Zients, dilansir dari laman AFP pada Sabtu, 1 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Keputusan vaksinasi tidak hanya melindungi mereka, tapi juga keluarga, sahabat, dan masyarakat," sambungnya.
 
Warga AS berusia 16 tahun ke atas kini sudah dapat mengikuti vaksinasi Covid-19. Presiden AS Joe Biden telah berjanji akan ada cukup vaksin untuk semua orang dewasa AS pada akhir Mei.
 
AS telah mendistribusikan 237 juta vaksin Covid-19, dan 55 persen orang dewasa di negara tersebut sudah menerima setidaknya satu dosis.
 
Program vaksinasi Covid-19 di AS dimulai kurang mulus pada Desember lalu. Namun laju vaksinasi terus meningkat sepanjang musim semi.
 
Puncak laju vaksinasi di AS tercapai pada akhir April, dan saat ini mulai menurun karena banyak warga yang ingin menerima vaksin kini sudah divaksinasi.
 
Baca:  Separuh Orang Dewasa di AS Sudah Terima Satu Dosis Vaksin Covid-19
 
Menurut data dari Kaisar Family Foundation, warga AS pendukung Partai Republik cenderung "mengatakan tidak" terhadap vaksinasi Covid-19. Dari total tersebut, 29 persen mengaku tidak akan pernah mau divaksinasi.
 
Sementara masyarakat AS pendukung Partai Demokrat cenderung "mengatakan iya" terhadap vaksinasi, dengan jumlah yang menolak hanya di kisaran 5 persen.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif