Moderator debat perdana Capres AS, Chris Wallace menyapa Donald Trump usai debat. Foto: AFP
Moderator debat perdana Capres AS, Chris Wallace menyapa Donald Trump usai debat. Foto: AFP

Moderator Tuduh Trump sebagai Biang Kekacauan Debat Capres AS

Internasional joe biden donald trump Pilpres AS 2020 Debat Presiden Amerika
Fajar Nugraha • 02 Oktober 2020 05:55
Washington: Moderator debat calon Presiden Amerika Serikat (AS) yang pertama, Chris Wallace menyalahkan Donald Trump atas kekacauan yang terjadi selama debat presiden. Debat Trump melawan Joe Biden itu dihujani dengan interupsi dari petahana Presiden AS.
 
Berbicara di Fox News Kamis 1 Oktober 2020, Wallace mengungkapkan kekesalannya karena Trump menyela dirinya atau calon dari Partai Demokrat Joe Biden sebanyak 145 kali.
 
"Dia memikul tanggung jawab utama atas apa yang terjadi pada Selasa malam," kata Wallace, kepada Fox News, yang dikutip 9 News, Jumat 2 Oktobe 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya merasa seperti telah mengumpulkan semua bahan. Saya telah membuat kue yang indah dan lezat ini. Dan kemudian, terus terang, presiden pun ikut campur,” jelasnya
 
Wallace mencatat bahwa Biden turut melakukan "beberapa" interupsi, tetapi tidak sebanyak Presiden Trump.
 
"Saya berusaha keras untuk mempersiapkan debat serius. Empat puluh lima menit saya menyadari betapa berantakan dan merugikan negara ini,” tegas Wallace.
 
Wallace mengatakan dia tidak menyaksikan debat itu sepenuhnya untuk merenungkannya, dan tidak terburu-buru.
 
Kelompok yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan acara tersebut, yaitu Komisi Debat Presiden, mengatakan sedang mempertimbangkan tombol mute untuk menghentikan para kandidat saling menginterupsi dalam debat berikutnya. Tetapi perubahan seperti itu akan membutuhkan persetujuan dari kedua kandidat, sesuatu yang telah ditolak oleh Trump.
 
"Mengapa saya mengizinkan Komisi Debat mengubah aturan untuk Debat kedua dan ketiga ketika saya menang dengan mudah terakhir kali?" dia tweet pagi ini.
 
Penasihat senior kampanye Donald Trump, Jason Miller mengecam Komisi Debat karena mempertimbangkan aturan baru
.
"Untuk sebagian besar, ini adalah kebijakan monster permanen," kata Miller.
 
Trump dan Biden akan berhadapan lagi pada 13 Oktober. Wakil manajer kampanye Biden, Kate Bedingfield mengatakan kandidatnya akan mematuhi aturan yang ditetapkan oleh komisi.
 
"Dia akan fokus menjawab pertanyaan dari para pemilih di sana, di bawah seperangkat aturan yang dikembangkan Komisi untuk mencoba menahan perilaku Donald Trump," katanya.
 
"Presiden harus memilih antara menanggapi para pemilih tentang pertanyaan-pertanyaan yang tidak dijawabnya dalam kampanye ini - atau mengulangi kehancuran yang tak tertahankan pada saat debat,” tegas Bedingfield.
 
Debat kedua akan menjadi format balai kota. Di mana 15 hingga 20 pemilih yang belum memutuskan akan diizinkan untuk mengajukan pertanyaan kepada para kandidat.
 
(REN)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif