Capres AS dari Partai Demokrat Joe Biden. Foto: AFP
Capres AS dari Partai Demokrat Joe Biden. Foto: AFP

Joe Biden: Trump Khianati Rakyat Amerika

Internasional amerika serikat Virus Korona joe biden Pilpres AS 2020
Fajar Nugraha • 10 September 2020 07:24
Warren: Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden menuduh Presiden Donald Trump mengkhianati rakyat Amerika. Ini terkait dengan ulah Trump yang sengaja berbohong tentang mematikannya virus korona (covid-19) yang dianggap sebagai ‘kelalaian’ dari tugasnya.
 
Baca: Trump Akui Sembunyikan Fakta Mengerikan Tentang Covid-19.
 
Menurut rekaman wawancara yang baru dirilis yang dilakukan pada Februari untuk sebuah buku oleh jurnalis Bob Woodward, Trump mengakui bahwa dia tahu betapa mematikan dan menularnya virus korona tetapi meremehkannya karena dia tidak ingin membuat kepanikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan berminggu-minggu tersisa hingga pemilihan presiden 3 November, berita tentang komentar Trump kembali memusatkan perhatian pada upaya Presiden dari Partai Republik itu untuk memerangi covid-19 yang menurut Partai Demokrat sudah terlalu terlambat.
 
"Dia tahu, dan sengaja mengecilkannya. Lebih buruk lagi, dia berbohong kepada rakyat Amerika," kata Biden dalam pidatonya di Michigan, seperti dikutip CNN, Kamis 10 September 2020.
 
"Dan sementara penyakit mematikan ini melanda bangsa kita, dia gagal melakukan pekerjaannya dengan sengaja. Itu adalah pengkhianatan hidup dan mati rakyat Amerika," tegas Biden.
 
"Itu melalaikan tugas, aib," imbuh Biden.
 
Biden dan Trump meningkatkan kampanye maraton terakhir menuju Pilpres AS 2020 selama pandemi virus korona yang telah membuat kampanye tradisional menjadi mustahil.
 
Amerika Serikat menderita jumlah kematian akibat virus korona tertinggi di dunia. Kematian mencapai puncak 190.000 pada Rabu bersama dengan lonjakan kasus baru di Midwest dengan negara bagian seperti Iowa dan South Dakota muncul sebagai titik wabah baru dalam beberapa minggu terakhir.
 
Gedung Putih pada Rabu membantah Trump dengan sengaja menyesatkan orang Amerika tentang virus itu. "Presiden tidak pernah meremehkan virus itu," ucap Sekretaris Pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif