Sekelompok perawat bekerja menangani pasien di sebuah rumah sakit di Filipina. (Foto: AFP/Getty)
Sekelompok perawat bekerja menangani pasien di sebuah rumah sakit di Filipina. (Foto: AFP/Getty)

Lebih dari 100 Perawat di Brasil Meninggal akibat Covid-19

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19
Willy Haryono • 17 Mei 2020 13:02
Brasilia: Sebanyak 116 perawat di Brasil dilaporkan meninggal akibat virus korona (covid-19). Angka tersebut menjadikan Brasil sebagai negara dengan angka kematian tertinggi akibat covid-19 di kalangan perawat.
 
Data disampaikan Dewan Perawat Federal Brasil (COFEN) pada Sabtu 16 Mei. Di bawah Brasil, terdapat Amerika Serikat dengan 103 kematian perawat, Inggris 35, dan Italia di atas 30.
 
Menurut data grup pemantau Brazilian Nursing Observatory, Brasil mencatat total 14.861 kasus covid-19 di kalangan tenaga kesehatan, dengan rata-rata kematian mencapai 2,14 persen. Sekitar 61 persen dari total tersebut adalah wanita.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari laman CGTN, Minggu 17 Mei 2020, Sao Paulo dan Rio de Janeiro merupakan dua negara bagian dengan angka kematian tertinggi di kalangan perawat. Tingginya angka kematian di dua negara tersebut telah memicu aksi protes di kalangan staf medis.
 
"Beberapa faktor mengganggu upaya kami dalam menangani penyebaran penyakit di negara ini," ujar Viviane Camargo, seorang perawat di Porto Alegre, kepada CGTN.
 
Salah satu faktor tersebut adalah minimnya Alat Pelindung Diri (APD). "Kami terus menerima keluhan mengenai minimnya APD dari banyak tenaga medis profesional yang berjuang di garda terdepan," ucap Camargo.
 
Terdapat pula faktor lain, yakni minimnya pengetahuan di kalangan perawat. Menurutnya, ada beberapa perawat di Brasil yang tidak tahu cara menggunakan APD dengan benar.
 
"Kami membutuhkan pelatihan lebih lanjut," ungkap Camargo.
 
"Ada beberapa staf medis yang terinfeksi saat melepaskan APD. Jika perawat tidak tahu cara melepaskan APD dengan benar, mereka bisa langsung terinfeksi saat itu juga," sambungnya.
 
Sementara itu, Brasil telah menjadi negara terbesar keempat dengan jumlah kasus tertinggi covid-19 setelah Amerika Serikat, Rusia, dan Inggris. Dibanding ketiga negara tersebut, jumlah tes covid-19 di Brasil jauh lebih sedikit.
 
Masuknya Brasil ke daftar empat besar dipastikan semakin menekan Presiden Jair Bolsonaro, yang baru saja kehilangan menteri kesehatan keduanya pada Jumat kemarin. Menkes sebelumnya telah dipecat Bolsonaro bulan lalu.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini (https://www.medcom.id/corona).
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif