Ilustrasi vaksin. (Foto: AFP)
Ilustrasi vaksin. (Foto: AFP)

PBB Sebut Ada 7 Hingga 8 Kandidat Utama Vaksin Covid-19

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19
Willy Haryono • 12 Mei 2020 09:41
Jenewa: Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan ada sekitar tujuh hingga delapan kandidat utama vaksin yang tengah dikembangkan dalam upaya melawan virus korona (covid-19). Tedros menegaskan bahwa proses pengembangan vaksin-vaksin itu sedang dipercepat.
 
Dalam konferensi video bersama Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa, Tedros mengatakan bahwa WHO sempat beranggapan bahwa pengembangan vaksin covid-19 mungkin akan menghabiskan waktu antara 12 hingga 18 bulan.
 
Namun kini, klaim Tedros, upaya percepatan pengembangan vaksin tengah dilakukan berkat bantuan dana USD8 miliar (Rp119 triliun) dari sekitar 40 kepala negara dan sejumlah organisasi lainnya pekan kemarin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tedros mengatakan Rp119 triliun belum cukup, dan tambahan dana masih diperlukan untuk mempercepat pengembangan sebuah vaksin efektif. Ia menekankan faktor penting lainnya, yakni memastikan vaksin yang telah disempurnakan nantinya tersedia untuk "semua orang."
 
"Ada beberapa kandidat (vaksin) yang bagus saat ini," ucap Tedros, dilansir dari New York Post. "Kandidat utamanya mungkin berjumlah antara tujuh hingga delapan. Namun secara total, jumlahnya ada lebih dari 100," sambungnya.
 
Saat ini WHO tengah fokus mengembangkan beberapa vaksin yang diyakini dapat mencetak hasil baik dalam proses uji klinis. Tedros tidak menyebutkan nama-nama pihak yang mengembangkan beberapa vaksin tersebut.
 
Sejak Januari, lanjut Tedros, WHO telah bekerja sama dengan ribuan peneliti dari seluruh dunia dalam upaya mempercepat vaksin covid-19. Ia mengatakan ada sebuah konsorsium berisi lebih dari 400 peneliti yang terlibat dalam pengembangan dan diagnostik vaksin.
 
Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Selasa 12 Mei 2020, total kasus covid-19 di kancah global telah melampaui 4,1 juta dengan 285 ribu lebih kematian dan 1.455.862 pasien sembuh.
 
Saat kasus harian covid-19 menurun di Eropa Barat, angkanya meningkat di Eropa Timur, Afrika, Asia tenggara, Mediterania Timur, dan kawasan lainnya.
 
Menurut Tedros, "pandemi covid-19 mengajari kita banyak pelajaran berharga," terutama mengenai pentingnya memiliki sistem kesehatan nasional dan regional yang kuat.
 
Ia menekankan bahwa seiring berjalannya respons terhadap pandemi covid-19, negara-negara di dunia harus dapat membentuk pondasi untuk menciptakan dunia yang lebih sehat, aman, dan adil.
 
"Dunia menghabiskan sekitar USD7,5 triliun untuk layanan kesehatan pada setiap tahunnya, hampir 10 persen dari Produk Domestik Bruto global. Namun investasi terbaik adalah mendorong layanan kesehatan dan mencegah kemunculan penyakit di level tertinggi demi menyelamatkan nyawa dan menghemat dana," pungkas Tedros.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini (https://www.medcom.id/corona).
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif