Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pembukaan INALAC Business Forum 2021/Kementerian Luar Negeri
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pembukaan INALAC Business Forum 2021/Kementerian Luar Negeri

Forum Bisnis INALAC 2021 Diharapkan Terus Perkuat Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

Internasional Pertumbuhan Ekonomi INALAC Indonesia-Amerika Latin
Marcheilla Ariesta • 14 Oktober 2021 13:23
Jakarta: Perkembangan ekonomi Indonesia dengan negara-negara di Amerika Latin dan Karibia (LAC) terpantau memiliki hasil menggembirakan. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, perkiraan proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2021 untuk Indonesia mencapai 4,5 persen, dan 5,2 persen di Amerika Latin dan Karibia.
 
"Pada saat yang sama, perdagangan Indonesia dan Amerika Latin dan Karibia juga bergerak dalam lintasan positif. Pada 2020, total perdagangan Indonesia dengan kawasan mencapai USD8,25 miliar (setara Rp116,82 triliun)," ucap Retno, dalam pembukaan Indonesia-Latin America and the Carribean Business Forum (INALAC Business Forum), Kamis, 14 Oktober 2021.
 
"Ini merupakan peningkatan 6,45 persen dari USD7,75 miliar pada 2019," lanjutnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Retno menegaskan, tren positif di perdagangan ini merupakan momentum utama yang harus dimanfaatkan untuk mempercepat pemulihan dan menghidupkan kembali perekonomian pasca covid-19.
 
Baca juga: INACEE 2021, Wadah Kerja Sama Indonesia dengan Negara Eropa Timur dan Tengah
 
Ia menambahkan, Indonesia siap memperkuat kerja sama dengan negara-negara LAC di semua sektor. Untuk itu, Indonesia meluncurkan platform digital baru untuk mendukung penguatan kerja sama tersebut.
 
"Saya senang meluncurkan www.ina-access.com, platform digital yang baru, lebih baik dan komprehensif. Ini merupakan alat penting yang memungkinkan pengunjung menemukan produk mitra potensial, proyek investasi, dan destinasi turis Indonesia, sebaik memfasilitasi interaksi bisnis langsung," katanya.
 
"Saya mengundang Anda untuk sepenuhnya memanfaatkan platform digital, dan menjelajah potensi ekonomi antara Indonesia dan negara-negara LAC," sambung Retno.
 
Forum Bisnis INA-LAC 2021 pada hari pertama ini peserta dari kalangan bisnis serta sejumlah pemangku kepentingan dari kedua kawasan. Selain sesi pleno, forum bisnis INA-LAC juga menggelar sesi panel dengan topik pembahasan antar lain penjajakan kerja sama bidang ekonomi digital, investasi dalam masa pandemi, dan konektivitas Indonesia dengan Amerika Latin dan Karibia.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif