4 orang ditemukan tewas membeku di perbatasan AS-Kanada. Foto: BBC
4 orang ditemukan tewas membeku di perbatasan AS-Kanada. Foto: BBC

4 Mayat Termasuk Bayi Ditemukan Membeku di Dekat Perbatasan AS-Kanada

Internasional Amerika Serikat cuaca ekstrem imigran gelap kanada
Fajar Nugraha • 21 Januari 2022 14:59
Manitoba: Polisi di Kanada menemukan mayat empat orang, termasuk seorang bayi, di lapangan bersalju dekat perbatasan Amerika Serikat (AS). Keempat mayat itu diduga meninggal karena paparan suhu udara yang sangat dingin.
 
Mayat yang terdiri dari seorang pria, seorang wanita, seorang remaja laki-laki dan seorang bayi ditemukan di dekat Emerson, Manitoba, pada Rabu.  Mereka meninggal karena paparan suhu dingin dimana temperaturnya turun hingga  minus 35 derajat Celsius.
 
Para pejabat AS mengatakan korban tewas diyakini sebagai keluarga dari India. Mereka diduga mencoba menyeberang ke AS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Asisten Komisaris Manitoba Royal Canadian Mounted Police (RCMP) Jane MacLatchy berbagi penemuan itu dengan wartawan dalam konferensi pers pada Kamis 20 Januari 2022.
 
"Apa yang akan saya bagikan akan sulit didengar oleh banyak orang. Ini mutlak tragedi dan sangat memilukan,” kata Maclatchy, seperti dikutip BBC, Jumat 21 Januari 2022.
 
Pihak Kanada mengatakan, sekitar 09:30 waktu setempat pada Rabu, polisi Kanada diberitahu bahwa tim Pabean dan Patroli Perbatasan AS telah menangkap sekelompok orang yang telah menyeberang dari daerah tersebut. Daerah itu dikenal sebagai situs penyeberangan perbatasan ilegal.
 
Seorang pejabat AS mengatakan kepada tim Kanada bahwa seorang pria ditemukan dengan barang-barang untuk bayi, tetapi tidak ada anak yang ditemukan bersamanya.
 
Pencarian diluncurkan di kedua sisi perbatasan AS-Kanada, dan kelompok itu ditemukan sekitar pukul 13:30 sekitar sembilan hingga 12 meter dari perbatasan AS. Kru yang menggunakan mobil salju dan kendaraan segala medan terus mencari di salju yang dalam hingga Rabu malam.
 
“Para korban sendirian di tengah badai salju dan tidak hanya menghadapi cuaca dingin tetapi juga ladang tanpa akhir, salju besar dan kegelapan total,” imbuh Maclatchy.
 
Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, pejabat federal AS di Minnesota mengumumkan tuduhan penyelundupan manusia terhadap warga Florida berusia 47 tahun Steve Shand.
 
Shand ditemukan mengendarai mobil van dengan berisi 15 orang di daerah pedesaan di sepanjang perbatasan dengan kotak makanan dan air di bagasinya. Dua penumpang bersamanya ditemukan sebagai migran tidak berdokumen dari India, kata pejabat AS.
 
Saat mereka diangkut ke stasiun patroli perbatasan, agen AS bertemu dengan sekelompok lima warga negara India yang mengatakan mereka telah berjalan selama 11 jam dan berharap dijemput oleh seseorang.
 
Salah satunya membawa tas ransel berisi pakaian anak, mainan, dan obat-obatan. Dia mengatakan bahwa dia membawanya untuk keluarga yang terdiri dari empat orang, tetapi mereka "telah berpisah di malam hari".
 
Pihak pejabat AS menyebutkan, berdasarkan deskripsi, mayat yang ditemukan di Kanada telah diidentifikasi sebagai keluarga dari India. Ia menambahkan bahwa dua migran India lainnya menderita luka serius dan dibawa ke rumah sakit.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif