NEWSTICKER
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto: AFP)
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto: AFP)

PBB Desak G20 Adopsi Rencana "Era Perang" Terkait Covid-19

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Willy Haryono • 25 Maret 2020 12:32
New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mendesak para pemimpin negara anggota Group of 20 (G20) untuk mengadopsi rencana "era perang" dalam menangani pandemi virus korona (covid-19). Salah satu yang diatur dalam rencana semacam itu adalah paket stimulus bagi entitas bisnis, pekerja, dan rumah tangga di negara-negara berkembang.
 
Dalam sebuah surat kepada para petinggi G20, Guterres mengatakan bahwa mereka semua "memiliki peran penting dalam membantu negara-negara berkembang menghadapi krisis."
 
"Kita harus menciptakan kondisi tertentu dan memobilisasi sumber daya yang dibutuhkan untuk memastikan negara-negara berkembang memiliki kesempatan yang sama dalam merespons krisis saat ini," ungkap Guterres.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka berpotensi memicu bencana pandemi yang akan berimbas kepada kita semua," lanjutnya, seperti dikutip dari laman Asharq al-Awsat, Rabu 25 Maret 2020.
 
Juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, mengatakan bahwa Konferensi Tingkat Tinggi G20 akan digelar pada Kamis 26 Maret secara virtual. Guterres akan hadir dalam pertemuan tersebut untuk membicarakan mengenai rencana "era perang" yang meliputi paket stimulus ekonomi.
 
"Saya meminta para petinggi G20 berkomitmen untuk melarang tarif dagang, kebijakan kuota atau langkah-langkah non-tarif, serta mencabut larangan perdagangan antar perbatasan yang dapat menghambat penyaluran peralatan medis, obat-obatan, dan berbagai kebutuhan penting untuk melawan pandemi," tutur Guterres.
 
Ia juga mendorong sejumlah negara untuk mencabut sanksi ekonomi agar negara-negara rentan dapat menerima makanan, obatan-obatan, pasokan medis, serta bantuan lainnya di tengah krisis covid-19.
 
"Ini saatnya untuk menunjukkan solidaritas," pungkas Guterres.
 
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud, akan memimpin KTT G20 pada 26 Maret 2020 pukul 19.00 malam. Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir dalam pertemuan virtual tersebut.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif