Sputnik V adalah vaksin yang dikembangkan Gamaleya Institute di Moskow, Rusia. (Foto: AFP)
Sputnik V adalah vaksin yang dikembangkan Gamaleya Institute di Moskow, Rusia. (Foto: AFP)

Rusia Memulai Vaksinasi Covid-19 di Moskow

Internasional Virus Korona rusia vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19
Willy Haryono • 05 Desember 2020 18:04
Moskow: Rusia memulai program vaksinasi virus korona (covid-19) di Moskow. Sejumlah klinik di ibu kota Rusia itu sudah mulai memvaksinasi kelompok warga yang dinilai paling rentan terhadap covid-19.
 
Vaksin yang digunakan dalam vaksinasi di Moskow ini adalah Sputnik V. Agustus lalu, Pemerintah Rusia sudah mendaftarkan Sputnik V untuk digunakan secara luas oleh publik.
 
Pengembang Sputnik V mengatakan bahwa vaksinnya memiliki tingkat efektivitas hingga 95 persen tanpa adanya efek samping berarti. Vaksinasi di Moskow dilakukan meski Sputnik V masih menjalani uji klinis berskala masif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari laman BBC pada Sabtu, 5 Desember 2020, ribuan orang sudah mendaftar untuk mendapat dua dosis Sputnik V untuk akhir pekan ini. Namun belum diketahui apakah Rusia dapat memproduksi Sputnik V sesuai jumlah warga yang telah mendaftar.
 
Diyakini pengembang Sputnik V baru dapat membuat dua juta dosis vaksin hingga akhir 2020.
 
Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin, yang mengumumkan program vaksinasi covid-19 pekan ini, mengatakan bahwa Sputnik V telah ditawarkan kepada orang-orang yang bekerja di sekolah, layanan kesehatan, dan sosial.
 
Baca:  Rusia akan Presentasikan Sputnik V di Markas PBB
 
Ia mengatakan daftar nama penerima Sputnik V akan bertambah seiring meningkatnya pasokan vaksin tersebut. Sebuah pendaftaran daring memungkinkan warga Moskow mendaftar secara gratis untuk menjalani vaksinasi di 70 titik di seantero kota tersebut.
 
Pusat-pusat vaksinasi di Moskow beroperasi dari pukul 08.00 hingga 20.00.
 
Sejauh ini, Rusia telah mencatat total 2.382.012 kasus covid-19 dengan 41.730 kematian. Moskow merupakan episentrum dari penyebaran covid-19 di Rusia, dengan catatan ribuan kasus dan puluhan kematian pada setiap harinya.
 
Namun Pemerintah Rusia menolak memberlakukan penguncian (lockdown), dan lebih menekankan pada kehadiran vaksin covid-19 yang efektif.

 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif