Vaksin Johnson & Johnson berada di sebuah pusat vaksinasi di Los Angeles, AS pada 25 Maret 2021. (Frederic J. BROWN / AFP)
Vaksin Johnson & Johnson berada di sebuah pusat vaksinasi di Los Angeles, AS pada 25 Maret 2021. (Frederic J. BROWN / AFP)

Johnson & Johnson akan Lanjutkan Distribusi Vaksin di Eropa

Internasional covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Johnson & Johnson
Willy Haryono • 21 April 2021 14:42
New Jersey: Perusahaan Johnson & Johnson akan melanjutkan penyaluran vaksin Covid-19 di Eropa. Berbeda dari sebelumnya, pasokan vaksin Johnson & Johnson ini akan dilengkapi label peringatan risiko pembekuan darah.
 
Pengumuman disampaikan Johnson & Johnson setelah regulator kesehatan Eropa, Agensi Obat-Obatan Eropa (EMA), mengatakan bahwa manfaat vaksin tersebut melampaui risiko efek samping langka dan berbahaya.
 
Penyaluran vaksin Johnson & Johnson di Eropa terhenti sementara usai regulator AS pekan kemarin menangguhkan penggunaannya terkkait kasus enam perempuan yang mengalami pembekuan darah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Keenam kasus itu merupakan kejadian yang sangat langka," kata Kepala Sains Johnson & Johnson, Paul Stoffels, disitat dari laman New York Post pada Rabu, 21 April 2021.
 
"Dengan dicantumkannya label panduan terapi dan diagnosis, kami berharap dapat memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin kami," sambungnya.
 
Hampir 8 juta orang di AS telah menerima suntikan vaksin Johnson & Johnson. Namun hingga kini AS belum mencabut penangguhan vaksin tersebut.
 
Pakar kesehatan ternama Dr Anthony Fauci optimistis regulator kesehatan AS dapat melanjutkan kembali penggunaan vaksin Johnson & Johnson pekan ini.
 
Fauci, yang merupakan kepala penasihat medis Presiden AS Joe Biden, meyakini regulator AS akan melanjutkan penggunaan vaksin J&J dengan persyaratan tertentu, seperti sesuai usia atau jenis kelamin.
 
"Jadi nantinya vaksin ini akan diberikan dalam cara yang sedikit berbeda dari sebelum adanya penangguhan," tutur Fauci.
 
Baca:  AS Mungkin Lanjutkan Penggunaan Vaksin Johnson & Johnson Pekan Ini

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif