Petugas mencari korban tewas dan selamat dari salah satu apartemen yang roboh akibat gempa bumi di kota Izmir, Turki pada Jumat, 30 Oktober 2020. (Yasin AKGUL/AFP)
Petugas mencari korban tewas dan selamat dari salah satu apartemen yang roboh akibat gempa bumi di kota Izmir, Turki pada Jumat, 30 Oktober 2020. (Yasin AKGUL/AFP)

Korban Tewas Gempa Bumi di Turki Jadi 26 Orang

Internasional Gempa Bumi turki Gempa Turki
Willy Haryono • 31 Oktober 2020 13:30
Izmir: Jumlah korban tewas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 di wilayah Aegean Turki yang berbatasan dengan Yunani telah bertambah menjadi 26 orang pada Sabtu, 31 Oktober 2020. Gempa yang terjadi pada Jumat petang itu juga memicu gelombang tsunami mini di pulau Samos, dan membuat jalanan di sebuah kota Turki tergenang banjir.
 
Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat, gempa 7,0 itu mengguncang sekitar 14 kilometer dari lepas pantai kota Karlovasi di pulau Samos, Yunani.
 
Terasa di Istanbul dan juga Athena, gempa ini membuka peluang diplomatik antar kedua negara berseteru. Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis telah menghubungi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam mengungkapkan belasungkawa dan dukungan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari News 18, sebagian besar kerusakan terjadi di dalam dan sekitar kota Izmir di Turki. Kota tersebut dihuni total tiga juta orang, yang sebagian besar tinggal di kompleks apartemen tinggi.
 
Material bangunan beserta barang-barang warga, termasuk mainan, bantal, dan alat rumah tangga, berserakan di kota Izmir. Banyak warga saling berpelukan dan menangis, dan sebagian dari mereka terlalu terguncang untuk berbicara.
 
Rekaman video dari udara memperlihatkan kerusakan masif di seantero Izmir.
 
Baca:Gempa di Wilayah Aegean Turki, Tidak Ada Korban WNI
 
"(Gempanya) terasa sekitar 10 menit, tapi juga terasa seperti tidak akan pernah berhenti," kata Gokhan Kan, seorang kurir berusia 32 tahun di Izmir.
 
"Kala itu saya ketakutan. Bukan untuk diri sendiri, tapi juga takut atas keselamatan keluarga saya, istri dan anak saya yang berusia empat tahun," sambungnya.
 
Wali Kota Izmir, Tunc Soyer, mengatakan kepada CNN Turk bahwa 20 gedung telah roboh akibat gempa bumi. Otoritas Izmir kini fokus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan di 17 bangunan roboh.
 
Agensi penanggulangan bencana Turki mencatat adanya 24 korban tewas dan 800 luka-luka. Sementara di Yunani, dua remaja meninggal akibat tertimpa tembok saat mereka pulang dari sekolah di Samos.
 
Otoritas Izmir memperkirakan jumlah korban tewas akan terus bertambah. Kementerian Agama Turki telah memerintahkan pembukaan masjid untuk dijadikan penampungan sementara bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif