Tenaga medis merawat seorang pasien covid-19 di sebuah rumah sakit di Italia. (AFP)
Tenaga medis merawat seorang pasien covid-19 di sebuah rumah sakit di Italia. (AFP)

WHO: Kematian Harian Covid-19 di Eropa Melonjak Tajam

Internasional Virus Korona WHO covid-19 pandemi covid-19
Willy Haryono • 28 Oktober 2020 06:52
Jenewa: Angka kematian harian pasien virus korona (covid-19) di Eropa melonjak tajam, naik hampir 40 persen bila dibanding pekan kemarin, ungkap Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kepada kantor berita BBC. Juru bicara WHO, Margaret Harris, mengatakan bahwa Prancis, Spanyol, Inggris, Belanda, dan Rusia, merupakan negara-negara penyumbang angka kematian terbesar akibat covid-19 pekan ini.
 
"Kekhawatirannya adalah, unit perawatan intensif di sejumlah rumah sakit kini sudah mulai dipenuhi orang sakit," kata Harris, dalam keterangan di situs BBC pada Rabu, 28 Oktober 2020.
 
Otoritas kesehatan Rusia mencatat 320 kematian harian akibat covid-19, yang menjadikan totalnya hingga Selasa kemarin mencapai 26.589. Lonjakan tajam juga terjadi di Italia, dengan 221 kematian harian dalam 24 jam terakhir. Sementara di Austria, total kematiannya naik melampaui 1.000 di hari yang sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Kematian akibat Covid-19 di Eropa Lampaui 250 Ribu
 
Rusia tercatat sebagai negara dengan angka kasus covid-19 tertinggi keempat di dunia setelah Amerika Serikat, India, dan Brasil. Selasa kemarin, Rusia mencatat 16.550 infeksi baru covid-19, yang membuat otoritas kesehatan mewajibkan penggunaan masker di seluruh tempat-tempat ramai.
 
Meski angka infeksi covid-19 di Italia juga naik, hampir 22 ribu dalam 24 jam terakhir, otoritas kesehatannya menegaskan bahwa kapasitas tes juga mengikuti. Saat Pemerintah Italia berusaha meredam penyebaran covid-19, unjuk rasa terjadi di sejumlah kota di seantero negeri dalam menentang berbagai pembatasan.
 
Di Belgia, sejumlah dokter diminta tetap bekerja walau mereka dinyatakan positif covid-19. Perintah terpaksa dikeluarkan karena sistem pelayanan kesehatan di negara tersebut nyaris ambruk.
 
"Di seantero kawasan Eropa, ada lonjakan kasus dan kematian akibat covid-19 yang intens dan mengkhawatirkan," ucap Harris dalam program World at One di BBC.
 
Ia mengatakan infeksi baru covid-19 di Eropa melonjak hingga sepertiga dibanding pekan kemarin, sementara kematian hariannya naik "mendekati 40 persen."
 
"Terlepas dari manajemen yang lebih baik mengenai kapasitas layanan kesehatan, rumah sakit di beberapa negara sudah terisi (pasien) dengan begitu cepat," tutur Harris.
 
Harris mengatakan efektivitas berbagai pembatasan dalam meredam penyebaran covid-19 di sejumlah negara Eropa baru dapat terlihat dalam beberapa pekan kemarin. "Nantinya kita akan melihat penurunan jumlah kasus, tapi itu tidak akan terjadi dalam semalam," ungkapnya.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif