Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

AS Mengutuk Keras Serangan Houthi ke Arab Saudi

Internasional amerika serikat arab saudi pemberontak houthi yaman
Juven Martua Sitompul • 25 Januari 2021 06:37
Washington: Amerika Serikat (AS) mengutuk keras serangan terbaru di Riyadh, Arab Saudi. Menurut AS, serangan itu jelas melanggar hukum internasional.
 
Baca: Arab Saudi Cegat Serangan Udara Houthi di Riyadh.
 
“Kami mengumpulkan lebih banyak informasi, tetapi tampaknya itu merupakan upaya untuk menargetkan warga sipil. Serangan semacam itu melanggar hukum internasional dan merusak semua upaya untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Ned Price, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Senin 25 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saat kami berupaya meredakan ketegangan di kawasan melalui diplomasi berprinsip, termasuk dengan mengakhiri perang di Yaman, kami juga akan membantu mitra kami, Arab Saudi, mempertahankan diri dari serangan di wilayahnya dan meminta pertanggungjawaban mereka yang mencoba merusak stabilitas,” jelas Price.
 
Menurut laporan AFP pada Minggu, 24 Januari 2021, sebuah ledakan terdengar di wilayah ibu kota Arab Saudi sekitar pukul 11.00 waktu setempat.
 
Koalisi pimpinan Arab Saudi, yang mendukung pemerintahan Yaman dalam melawan Houthi, mengaku telah "mencegat dan menghancurkan sebuah objek udara yang terbang ke arah Riyadh."
 
Walau Arab Saudi sudah beberapa kali diserang Houthi sejak 2015, jarang ada misil atau pesawat tanpa awak (drone) yang bisa mencapai wilayah Riyadh.
 
Houthi dan para mitranya telah menguasai sebagian besar Yaman, termasuk ibu kota Sanaa pada 2015. Koalisi pimpinan Saudi mengintervensi konflik Yaman demi mengembalikan kekuasaan pemerintahan resmi di bawah Presiden Abedrabbo Mansour Hadi.
 
Saudi dan para sekutunya meyakini Iran berencana menggunakan Houthi untuk menguasai sepenuhnya Yaman, termasuk pelabuhan strategis di kota Aden. Iran membantah telah mendukung Houthi, baik secara finansial maupun melalui penyaluran senjata.
 
(JMS)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif