Seorang imigran yang bertahan di kapal yang terbalik di Florida, Amerika Serikat (AS). Foto: AFP
Seorang imigran yang bertahan di kapal yang terbalik di Florida, Amerika Serikat (AS). Foto: AFP

Kapal Imigran Terbalik di Florida, 39 Orang Dilaporkan Hilang

Internasional Amerika Serikat imigran gelap Kapal Imigran Terbalik
Fajar Nugraha • 26 Januari 2022 07:48
Florida: Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) mencari 39 orang setelah sebuah kapal terbalik di Florida. Kapal tersebut diyakini digunakan untuk penyelundupan manusia.
 
Penjaga Pantai AS pada Selasa 25 Januari 2022 mencari 39 orang yang hilang selama beberapa hari, setelah sebuah kapal yang diyakini digunakan untuk penyelundupan manusia terbalik di lepas pantai Florida dalam perjalanan dari Bahama.
 
“Seorang warga menelepon Penjaga Pantai Selasa pagi setelah menyelamatkan seorang pria yang berpegangan pada perahu itu 72 kilometer timur Fort Pierce,” ujar Penjaga Pantai AS melaporkan di Twitter, seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu 26 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Korban mengatakan, dia bersama sekelompok 39 orang lainnya yang meninggalkan Pulau Bimini di Bahama pada Sabtu malam. Menurutnya, perahu terbalik dalam cuaca buruk dan tidak ada yang mengenakan jaket pelampung.
 
Penjaga Pantai menyebutnya sebagai kasus penyelundupan manusia. Agensi itu mentweet sebelumnya pada Selasa tentang pencarian dan kemudian memposting gambar pria yang terdampar.
 
Para pejabat juga mengatakan di Twitter bahwa mereka mencari melalui udara dan laut di area sekitar 235 kilometer yang membentang dari Bimini ke Fort Pierce.
 
Pihak penjaga pantai kemudian berpatroli di perairan sekitar Haiti, Republik Dominika, Kuba, dan Bahama, di sepanjang rute yang sering digunakan oleh para migran yang mencoba mencapai AS. Badan tersebut menghentikan dan memulangkan orang asing yang ditemukan sedang berlayar di perairan AS.
 
Pada hari Minggu agensi tersebut mentweet: “Kru terus berpatroli di perairan sekitar #Haiti, #PuertoRico dan #Bahamas untuk memastikan keselamatan kehidupan di laut. Menavigasi laut dengan kapal yang kelebihan muatan & kurang dari layak laut sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan hilangnya nyawa.”
 
Pada hari Jumat, Penjaga Pantai menemukan 88 orang Haiti di sebuah kapal barang berlayar yang kelebihan muatan di sebelah barat Great Inagua, Bahama.
 
"Menavigasi selat Florida, Windward dan Mona Passages, sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan hilangnya nyawa," kata Penjaga Pantai AS dalam sebuah pernyataan akhir pekan lalu.
 
Juli lalu, Penjaga Pantai menyelamatkan 13 orang setelah perahu mereka terbalik di Key West saat Badai Tropis Elsa mendekat. Para penyintas mengatakan, mereka telah meninggalkan Kuba dengan 22 orang di dalamnya dan sembilan hilang di air.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif