Pasukan Rusia patroli di wilayah Donetsk, Ukraina. Foto: AFP
Pasukan Rusia patroli di wilayah Donetsk, Ukraina. Foto: AFP

Ditahan Ukraina, Prajurit Rusia Mengaku Bersalah Bunuh Warga Sipil

Marcheilla Ariesta • 18 Mei 2022 22:26
Kiev: Prajurit Rusia pertama yang diadili di Ukraina atas kejahatan perang selama invasi Moskow mengaku bersalah pada sidang yang digelar Rabu, 18 Mei 2022. Ia menghadapi kemungkinan hukuman penjara seumur hidup di Kiev, Ukraina.
 
"Ya," kata Sersan Vadim Shishimarin saat ditanya di pengadilan mengenai dia bersalah atas tuduhan tersebut, termasuk kejahatan perang dan pembunuhan berencana.
 
Shishimarin dituduh membunuh seorang warga sipil berusia 62 tahun di timur laut Ukraina pada hari-hari pertama serangan Kremlin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Shishimarin - dari wilayah Siberia di Irkutsk - duduk di kotak kaca terdakwa di pengadilan distrik Kiev, mengenakan hoodie biru dan abu-abu. Prajurit yang tampak muda dengan kepala dicukur itu melihat ke tanah ketika seorang jaksa membacakan dakwaan terhadapnya dalam bahasa Ukraina.
 
Ia dituduh membunuh warga sipil - diduga menggunakan sepeda - di dekat desa Chupakhivka di wilayah Sumy timur pada 28 Februari.
 
Jaksa mengatakan, Shishimarin sedang memimpin sebuah unit di divisi tank ketika konvoinya diserang.
 
Dilansir dari AFP, ia dan empat tentara lainnya mencuri sebuah mobil. Saat mereka melakukan perjalanan di dekat Chupakhivka, mereka bertemu dengan seorang pria berusia 62 tahun yang bersepeda.
 
"Ia diperintahkan untuk membunuh warga sipil dan menggunakan senapan serbu Kalashnikov untuk melakukannya," kata jaksa.
 
Kremlin sebelumnya mengatakan tidak diberitahu tentang kasus tersebut. 
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif