Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba saat berada di Riga, Latvia, 1 Desember 2021. (Gints Ivuskans / AFP)
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba saat berada di Riga, Latvia, 1 Desember 2021. (Gints Ivuskans / AFP)

Ukraina Sebut Dialog Biden-Putin Mampu Turunkan Ketegangan

Internasional ukraina vladimir putin rusia joe biden Rusia-Ukraina Volodymyr Zelensky
Willy Haryono • 08 Desember 2021 20:20
Kiev: Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan bahwa negaranya terbuka untuk meningkatkan hubungan dengan Amerika Serikat dan juga Rusia. Ia menyebut dialog terbaru antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah berhasil menurunkan ketegangan di wilayah timur Ukraina.
 
Ketegangan yang dimaksud Kuleba adalah terkait penumpukan pasukan Rusia di area perbatasan. AS dan sejumlah negara Barat khawatir Rusia dapat sewaktu-waktu melancarkan invasi ke Ukraina.
 
Pertemuan Biden dan Putin yang berlangsung secara virtual pada Selasa kemarin digelar untuk menurunkan ketegangan. Biden mengatakan kepada Putin bahwa AS akan menjatuhkan sanksi jika Moskow berani menginvasi Kiev.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami mengapresiasi pendekatan diplomatik krusial yang dilakukan AS dalam upaya membawa Rusia kembali ke meja perundingan," tutur Kuleba, dilansir dari laman The Hill, Rabu, 8 Desember 2021.
 
Ia mengaku ingin melihat adanya langkah lanjutan dalam hal pencegahan, untuk menekan kemungkinan terjadinya eskalasi militer oleh Rusia di masa mendatang.
 
Dalam dialog pada Selasa kemarin, Biden meminta Putin untuk tidak meluncurkan operasi militer terhadap Ukraina. Ia memperingatkan akan adanya "langkah ekonomi kuat" jika hal itu terjadi.
 
Sementara Putin meminta Biden untuk memastikan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) tidak memperluas pengaruhnya ke arah Eropa timur, dan juga tidak mengirim persenjataan ke beberapa negara tetangga Rusia, terutama Ukraina.
 
Baca:  Rusia Ungkapkan Apa yang Diminta Vladimir Putin kepada Joe Biden
 
Kuleba berharap Putin dapat menerima pesan Biden dengan jelas. "Putin telah mendengar sinyal yang sangat jelas dan kuat mengenai eskalasi Rusia di sepanjang perbatasan Ukraina dan kawasan," ungkapnya.
 
Hubungan antara Ukraina dan Rusia memburuk sejak 2014, sejak terjadinya bentrokan antara pasukan nasional Kiev melawan separatis pro Moskow. Hampir 14 ribu orang tewas dalam pertempuran tersebut.
 
Ukraina menuduh Rusia telah memasok prajurit dan persenjataan kepada separatis di wilayah timur. Rusia membantahnya, dan mengatakan bahwa separatis itu pada dasarnya adalah warga Ukraina yang ingin memisahkan diri.
 
Biden dijadwalkan berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Kamis mendatang. Kuleba mengatakan, pembicaraan itu nantinya dapat semakin meredam potensi terjadinya eskalasi militer oleh Rusia.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif