Pemberian vaksin Covid-19 berlangsung di salah satu pusat vaksinasi di Moskow, Rusia, 9 Juli 2021. (Alexander NEMENOV / AFP)
Pemberian vaksin Covid-19 berlangsung di salah satu pusat vaksinasi di Moskow, Rusia, 9 Juli 2021. (Alexander NEMENOV / AFP)

1 Juta Pensiunan Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Moskow

Internasional Virus Korona rusia covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Slank untuk Indonesia
Willy Haryono • 24 Juli 2021 14:04
Moskow: Sekitar satu juta pensiunan telah mengikuti vaksinasi Covid-19 di Moskow, Rusia, Jumat, 24 Juli. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah ibu kota Rusia dalam memvaksinasi masyarakat dari berbagai rentang usia.
 
"Hingga kini, satu juta pensiunan di Moskow telah divaksinasi. Tidak ada efek samping serius. Bahkan, kami melihat para pensiunan justru sangat jarang jatuh sakit. Angka kematian di kalangan mereka juga relatif rendah, " kata Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin, dilansir dari laman Tass, Sabtu, 24 Juli 2021.
 
Sobyanin sekali lagi menyerukan kepada warga usia pensiun yang belum divaksinasi untuk datang ke klinik atau pusat vaksinasi terdekat. Menurutnya, ini adalah saat yang tepat untuk mendorong laju vaksinasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terlepas dari ucapan Sobyanin, sebagian besar kematian akibat Covid-19 di Rusia -- dan juga dunia -- didominasi orang lanjut usia. Di Moskow, 80 persen dari total kematian terkait Covid-19 berasal dari kelompok lansia.
 
Baca:  Covid-19 Meningkat, Rusia Ogah Lockdown
 
"Seperti yang bisa kita lihat sendiri, situasi sudah mulai membaik. Namun, masih terlalu dini bagi kita semua untuk bersantai," tutur Sobyanin
 
"Sayangnya, Covid-19 masih ada di sini dan terus bermunculan. Itulah mengapa kita harus menjaga dan melindungi diri sendiri dengan menerima vaksin," lanjutnya.
 
Ia menekankan bahwa mayoritas penerima vaksin tidak jatuh sakit bila terpapar Covid-19. Walaupun jatuh sakit, lanjut Sobyanin, gejalanya relatif ringan.
 
Menyadari bahwa Covid-19 mungkin tidak akan bisa hilang sepenuhnya, Sobyanin mengajak semua warga untuk mencoba berdamai dengan virus tersebut. Namun ia menekankan bahwa ini bukan berarti warga bisa abai terhadap protokol kesehatan.
 
"Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti rekomendasi para profesional dan ilmuwan," seru Sobyanin.

Vaksin Slank untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif