Duta Besar RI untuk Swedia Kamapradipta Isnomo./SISP Week.
Duta Besar RI untuk Swedia Kamapradipta Isnomo./SISP Week.

Banyak Perusahaan Swedia Tertarik Berpartisipasi dalam Pembangunan Ibu Kota Baru RI

Internasional indonesia-swedia Ibu Kota Baru Sweden-Indonesia Sustainability Partnership Week
Marcheilla Ariesta • 22 November 2021 19:31
Stockholm: Duta Besar RI untuk Swedia Kamapradipta Isnomo mengatakan, banyak perusahaan yang tertarik berpartisipasi dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Sweden-Indonesia Sustainability Partnership Week (SISP Week).
 
"Saya menyadari minat yang luas dari perusahaan Swedia yang tertarik untuk berpartisipasi dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia. Ketertarikan tersebut saling menguntungkan kedua negara," katanya, Senin, 22 November 2021.
 
Ia menuturkan, minat para pengusaha ditunjukkan saat Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa datang ke Swedia belum lama ini. Dalam kunjungan tersebut dibahas potensi bidang kerja sama dan peluang investasi tertentu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya benar-benar yakin Swedia dapat berkontribusi besar untuk membangun ibu kota baru Indonesia," lanjut dia.
 
Menurut Kama, langkah tersebut merupakan kerja sama inklusif dan berkelanjutan. Ia menantikan hal tersebut dapat terwujud.
 
Baca juga: Energi Terbarukan dan Transfer Teknologi Jadi Fokus Kerja Sama RI-Swedia
 
SISP diselenggarakan oleh Team Sweden, dan pekan ini adalah wadah bagi pemimpin dari pemerintah, akademisi, dan sektor swasta di beberapa bidang untuk bertemu secara virtual dan berbagi pengalaman dalam bidang keberlanjutan. Tahun ini, pekan SISP akan diadakan dari 22 hingga 26 November 2021.
 
"Pandemi covid-19 telah memberi dampak bagi kita semua dan ekonomi global. Pada saat yang sama, perubahan iklim tidak akan membaik tanpa intervensi kita. Sekaranglah waktunya untuk memikirkan kembali pembangunan," kata Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Timor-Leste, Papua Nugini, dan ASEAN Marina Berg.
 
Indonesia dan Swedia akan berdiskusi lebih lanjut untuk menemukan solusi berkelanjutan dan mencapai Agenda 2030 untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). 
 
Hubungan bilateral Indonesia-Swedia telah diperdalam di beberapa bidang, termasuk energi, transportasi, dan pendidikan. Nota Kesepakatan (MoU) dari ketiga sektor ini ditandatangani pada 2017. 
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif